178 Selasa, 22 Oktober 2013 | 03:13:27

Ingin Membangun Tangga Spiral di Rumah? Perhatikan Tips Berikut ini Terlebih Dahulu!

ingin-membangun-tangga-spiral-di-rumah-perhatikan-tips-berikut-ini-terlebih-dahulu

Tangga spiral, siapa yang tak mengenal dan mengagumi bentuk tangga ini. Tangga yang juga biasa dikenal sebagai tangga melengkung ini memiliki bentuk atau desain silindris yang membuat tangga ini tak banyak menyita tempat dibandingkan tangga biasa. Pijakan pada tangga ini disebut anak tangga (treads). Tangga model ini banyak diminati untuk diaplikasikan pada rumah – rumah bergaya mediterania karena kesannya yang klasik, mewah dan anggun, serta memiliki nilai artistik yang lebih tinggi dari tangga biasa. Untuk itu, tak ada salahnya bila Anda mencoba mengaplikasikan model tangga ini pada rumah Anda.

Anak tangga untuk tangga spiral ini pun tersedia dalam tipe dan material yang berbeda – beda pula. Material kayu, entah hardwood atau softwood merupakan material yang sangat populer untuk dijadikan material pembuat anak tangga. Akan tetapi, sebelum menentukan pembangunan tangga spiral serta memilih anak tangga yang sesuai, pastikan konstruksi tangga spiral Anda telah sesuai ketentuan building-code requirements. Maka dari itu, pelajari ketentuan – ketentuan di bawah ini.

1. Hardwood vs. Softwood
Hardwood atau kayu yang bertekstur keras biasanya didapatkan dari tumbuhan yang berdaun lebar, misalnya oak, mahoni, atau jati. Sementara softwood atau kayu bertekstur halus biasanya diperoleh dari tumbuhan dengan daun yang tidak terlalu lebar, atau terkadang menyerupai jarum misalnya pinus dan cedar. Seperti namanya, hardwood atau keras cenderung memiliki kepadatan yang lebih besar dibandingkan softwood, sehingga lebih awet atau tahan lama. Namun, kayu ini cenderung lebih mahal bila dibandingkan dengan softwood.

Untuk itu, bila Anda memiliki budget yang terbatas, pertimbangkan dengan baik apakah Anda akan membeli anak tangga dari hardwood atau softwood. Namun untuk masalah nilai artistik, ukuran, serta tingkat kelembaban kayu, kedua jenis kayu tersebut memiliki level yang setara. Sedangkan untuk biaya instalasinya, hal ini tergantung dari grade kayu tersebut.

2. Desain
Semua anak tangga dihubungkan dengan kerangka tangga atau galah yang memiliki desain melengkung. Anak tangga di ujung – ujung tangga biasanya tidak selebar anak tangga yang berada di tengah (lebar anak tangga berbeda – beda pada tiap levelnya). Area vertikal yang ada di anatara masing – masing anak tangga biasa disebut riser. Riser di tiap pijakan anak tangga tingginya tidak melebihi 9 1/2 inches dan hal ini sesuai dengan kode spesifikasi yang ditenukan oleh building-code requirement dan bisa dilihat di Salter Spiral Stair website. Lebar tangga spiral ini juga tidak boleh kurang dari 26 inchi, sehingga secara keseluruhan diameter dari tangga spiral ini yaitu 5 kaki. Bagian tengah tangga spiral yang biasanya melengkung keluar biasanya memiliki lebar terpanjang, yakni mencapai 1.25 hingga 1.5 inchi.

3. Perawatan
Tangga spiral yang berada di area luar (outdoor) biasanya memerlukan perawatan yang lebih banyak dan lebih sering dibandingkan tangga spiral yang berada di dalam ruangan (indoor). Hal ini dapat dimaklumi karena tangga spiral yang berada di luar ruangan mendapat paparan sinar matahari dan perubahan cuaca yang lebih sering, termasuk angin dan hujan. Pada tahap perawatan, hal – hal yang dilakukan meliputi finishing serta melakukan proteksi terutama pada material kayunya. Untuk finishing, finishing yang paling sering digunakan adalah clear film finishes dan water-repellent preservatives. Namun khusus untuk tangga spiral yang ada di dalam ruangan, pada tahap perawatan juga ditambahkan sanding rough pada pinggiran tangga, pengecekan dan perbaikan lubang, serta penambahan zat pelapis.

Berdasarkan penelitian dari the Iowa State University website, anak tangga spiral yang dibuat dari material hardwood memerlukan perawatan dan finishing yang lebih intens dibandingkan anak tangga spiral dari softwood.


4. Stair Codes / Kode tangga
Ada beragam organisasi yang bergelut di bidang konstruksi tangga. Oleh karena itu, banyak juga standar – standar yang ditentukan dalam proses pembangunan tangga. Di antara banyaknya lembaga – lembaga yang yang berwengan tersebut, 3 diantaranya adalah The U.S. Uniform Building Code (UBC), Stairs-Residential Building Code (RBC) dan International Residential Code (IRC). Mereka biasanya menetukan standar – standar tertentu terkait dengan proses membangun tangga dan salah satunya adalah tangga spiral. Untuk kasus tanga spiral, ada standar tersendiri yang ditentukan yang pastinya berbeda dengan tangga biasa. Masing – masing lembaga di atas juga memiliki kode serta standar tersendiri untuk menentukan perbandingan ukuran standar yang paling tepat.

Salah satu standar tangga spiral yang diterapkan adalah California Spiral Staircase. Lebar anak tangga yang ditentukan untuk jenis tangga spiral ini 10 inchi pada bagian yang paling sempit. Lembaga – lembaga lain mungkin memiliki pertimbangan sendiri mengenai standar ini, namun minimal anak tangga yang dipersyaratkan memiliki range lebar antara 9 hingga 12 inchi.

Selamat mencoba


Sumber : Architectaria

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel