214 Rabu, 18 September 2013 | 01:40:38

Arsitektur Bangunan vs Arsitektur Lansekap

arsitektur-bangunan-vs-arsitektur-lansekap

Untuk menghasilkan gaya arsitektur bangunan yang menyatu dengan genre taman, idealnya posisi arsitektur dan lansekap menyatu pada waktu proses pembangunan rumah. Dengan demikian, arti sebenarnya dari rumah dan taman bisa dipertemukan. Penting pula dipikirkan soal pemilihan jenis tanaman yang tepat, agar genre taman yang tepat dapat terealisasi.

Kita pun mengenal koefisien dasar bangunan (KDB) dan koefisien dasar hijau (KDH). Dengan perbandingan KDB dengan KDH 60:40, maka desain taman yang tak selaras dengan bangunan akan mengganggu tampilan rumah secara keseluruhan. Bagaimanapun mena­riknya suatu desain arsitektur, tanpa pengolahan lansekap yang tepat akan membuat rumah kehilangan “roh”nya.

Hal tersebut bisa terjadi jika pemilik rumah belum memahami perkembangan desain taman atau taman dikerjakan belakangan. Bisa juga komunikasi antara arsitek bangunan dengan arsitek lansekap, termasuk pemilik rumah, tak terjadi, sehingga akan memunculkan selera pemilik rumah. Akhirnya, arsitektur bangunan dan lansekap tidak selaras.

 


Sumber: Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel