160 Kamis, 19 September 2013 | 12:20:39

Pintu Cermin Sembunyikan Lorong Penghubung

pintu-cermin-sembunyikan-lorong-penghubung

Dua ruangan disatukan dengan connecting door  (pintu penghubung)  atau connecting hall (lorong penghubung), kerap kali kita temukan. Yang mungkin jarang ditemukan dan dibahas adalah bagaimana menyembunyikan atau menyamarkan si lorong dan pintu penghubung tadi.

Berikut ini hasil jalan-jalan ke sebuah unit contoh apartemen di kawasan Kemang. Sang desainer membuat pintu cermin, untuk menyembunyikan lorong penghubung antara ruang baca dan kamar anak, yang sekaligus berfungsi sebagai kamar mandi.

Kalau sekadar lorong penghubung, mungkin tidak terlalu memerlukan "penyamaran". Tapi berhubung si lorong ini sekaligus berfungsi sebagai kamar mandi, maka sangat perlu untuk sewaktu-waktu disembunyikan. Terutama saat aktifitas mandi berlangsung. Perlu Anda tahu, di sisi kanan lorong ditempatkan area shower  dan kloset. Berseberangan dengan area shower, ditempatkan wastafel.

Siasat apa yang digunakan sang desainer, Tom Elliot, dari PAI Architect, untuk menyembunyikannya?

Sederhana saja, pintu cermin. Pintu dibuat dengan sistem geser, tanpa handle . Tujuannya memang supaya tidak terlihat seperti pintu. Sekilas, pintu ini tampak seperti panel cermin berbingkai aluminium atau stainless steel . Setelah digeser, baru terlihat apa yang sebenarnya ia sembunyikan.

Bisa dibilang si pintu yang satu ini punya fungsi ganda. Ia berfungsi sebagai elemen dekoratif, dan pelindung privasi bagi orang yang sedang menggunakan kamar mandi. Akal-akalan  unik dan menarik yang patut dicoba, nih !

 


Sumber: Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel