107 Jum'at, 13 September 2013 | 02:57:09

Hati-Hati, Renovasi Rumah Bisa Merugikan

hati-hati-renovasi-rumah-bisa-merugikan

Pada umumnya renovasi rumah bertujuan untuk membuat hunian lebih cantik dan nyaman. Namun ternyata, renovasi rumah pun bisa berakibat negatif ketika Anda berniat untuk menjualnya.

Berikut ini terdapat lima bentuk renovasi rumah yang dapat 'mematikan' saat akan dijual kembali (second),

1. Membuat taman (lansekap) yang berlebihan
Bagi pemilik rumah (penjual) mungkin sangat senang dan bangga memiliki halaman rumah yang hijau dan luas. Namun, bagi pembeli yang akan menjadi penghuni baru belum tentu demikian.

Mereka akan keberatan untuk mengeluarkan tenaga dan biaya lebih guna perawatan taman yang superluas. Untuk itu, bagi pemilik alangkah baiknya sebelum menjual rumah, melakukan sedikit make over, dengan cara mengambil sedikit area taman untuk dijadikan trotoar-trotoar kecil. Cara ini akan lebih menghemat namun tetap tidak mengulangi estetika taman dan rumah Anda.

2. Mengubah garasi menjadi ruang keluarga

Bagi sebagian orang, hal ini cukup masuk akal jika Anda tidak memiliki kendaraan atau hanya menginginkan ruang keluarga yang besar. Beberapa orang berpikir asalkan mobil bisa masuk ke dalam lingkungan rumah sudah cukup. Namun, dalam real estat hal ini bisa menjadi kesalahan besar.

Sebuah garasi masih diharapkan tetap dimiliki dalam rumah. Maka, jika Anda menghilangkan bagian itu, akan membuat calon pembeli menimbang ulang rumah tanpa garasi.

3. Menghilangkan kamar tidur

Umumnya orang-orang mengubah sebuah kamar tidur yang tidak terpakai menjadi kantor atau ruang penyimpanan yang diisi banyak lemari. Akan tetapi, bagi keluarga dengan anak yang cukup banyak mereka akan membutuhkan ruang yang lebih banyak. Sehingga melihat ruang kamar yang sudah dikonversi dan harus mengubahnya kembali dinilai memerlukan biaya tambahan.

4. Menambahkan kolam renang
Mirip dengan membuat taman yang berlebihan, kolam renang membutuhkan pemeliharaan ekstra dan menambah kewajiban penghuni yang lebih besar. Namun, hal ini masih tergantung pada kebutuhan dan latar belakang calon pembeli.

Akan lebih baik jika sebelum memutuskan untuk membuat kolam renang, pertimbangkan seberapa lama Anda akan tinggal di rumah itu dan kondisi iklim daerahnya. Konsultasikan kepada agen atau arsitek yang merancang rumah Anda agar memperoleh masukan yang tidak merugikan.

5. Menambah warna pribadi, finishing dan perabotan
Seringkali, pemilik rumah menambahkan ubin, wastafel, meja atau penutup lantai yang sulit digantikan, karena disesuaikan dengan selera mereka. Sebagai contoh, Anda mungkin terobesesi dengan ubin bergaya Maroko dan menginginkannya dipasang di lantai dapur. Tapi calon penghuni baru belum tentu memiliki selera serupa. Demikian pula, jika Anda menambahkan fitur-fitur lainnya di seantero rumah yang bernilai jutaan. Mungkin Anda akan sangat bangga, tapi bagi calon pembeli yang memiliki selera simplicity is chic, rumah Anda bukan pilihan tepat.

Hal-hal tersebut bisa Anda pertimbangkan sebelum merenovasi hunian tercinta. Namun, semuanya kembali lagi pada keputusan Anda, sebeb Andalah pemilik rumah tersebut.

 

 


Sumber: Okezone Property.

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel