510 Rabu, 28 Agustus 2013 | 11:19:27

Mengenal Lingkaran Warna

mengenal-lingkaran-warna

Apa sih lingkaran warna itu?

Banyak pemilik rumah mulai merasa bingung, ketika tiba saat mengecat rumah. Ternyata memilih warna untuk interior maupun eksterior, tidaklah mudah. Khawatir salah pilih dan memadukan warna, menjadi salah satu alasan.

Setiap kesalahan memang bisa diperbaiki dengan pengecatan ulang. Namun, sebagian besar dari Anda tentu menghindari solusi yang satu ini. Pasalnya, pengecatan ulang artinya mengeluarkan biaya ekstra.

Agar tak salah pilih, ada baiknya kita mengenali terlebih dahulu warna-warna yang ada. Caranya dengan mengenal lingkaran warna (colour wheel ). Melalui lingkaran warna, kita dengan mudah dapat mengenali warna-warna apa saja yang berada dalam satu hue . Dengan demikian, memilih dan memadukan warna menjadi lebih mudah.

Banyak buku-buku tentang desain interior yang membahas mengenai lingkaran warna ini. Salah satunya buku berjudul Interior Designing  yang disusun oleh Sekisui House, Ltd. Tokyo Planning Office . Penjelasan secara garis besarnya bisa disimak di sini.

Lingkaran warna terdiri atas 20 warna. Keduapuluh warna ini sebenarnya terbentuk dari tiga warna primer: merah, biru, dan kuning. Dari warna primer ini, bisa diturunkan lagi menjadi beberapa warna sekunder, yang didapat dengan mencampurkan warna-warna primer. Oranye, hijau, dan ungu, adalah warna-warna yang termasuk dalam warna sekunder. Campuran warna primer dan sekunder menghasilkan warna tersier. Biru keunguan, hijau kekuningan, adalah beberapa contoh warna tersier. Dengan mengetahui warna pokok dan turunannya, memudahkan kita untuk memilih padu padan warna.

Pada lingkaran warna, kita bisa melihat warna-warna apa saja yang berdekatan turunannya (hue ). Warna-warna tersebut biasanya terletak berdekatan dalam satu sisi. Ingin paduan warna yang "aman"? Pilih warna-warna yang berdekatan. Sebaliknya, pilih warna-warna yang terletak berseberangan untuk menciptakan paduan warna yang kontras.

 


Sumber: Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel