163 Jum'at, 19 Juli 2013 | 09:08:27

Benarkah Rangka Baja Ringan Tahan Gempa?

benarkah-rangka-baja-ringan-tahan-gempa

Bangunan rumah yang menggunakan sistem rangka baja ringan dinilai tahan terhadap gempa. Bagiamana baja yang hanya berdiri satuan tersebut bisa lebih kuat dari bata yang disusun? Berikut penjelasnnya.

Engineering & Development Manager PT NS Bluescope Lysaight, Irosa Wahyudi menuturkan, berdasarkan uji laboratorium di Jepang rangka baja ringan yang mereka produksi bisa tahan terhadap gempa hingga 10 skala richter (SR)

"Sudah terbukti pada gempa di Aceh yang mencapai 8,6 SR rumah dengan rangka baja ringan tetap berdiri kokoh," ujarnya saat ditemui di Jakarta, semalam.

Menurutnya, jika desain bangunan rumah dengan sistem rangka baja ringan dibuat sesuai peraturan yang benar, maka dapat menahan beban selama 50 tahun.

Peraturan yang harus dipenuhi, adalah menyesuaikan dengan kondisi tanah, memastikan daerah tersebut rawan gempa atau tidak, dan mengukur kekuatan angin di sekitar lingkungan tersebut.

Dia memaparkan, terdapat beberapa indikator yang membuat sistem rangka baja ringan tahan gempa, yakni:
Material yang ringan.

  1. Kokoh dalam sebuah sistem yan terintegrasi.
  2. Ringan dan mudah diangkat.
  3. Struktur fleksibel. Jika ada goncangan, maka dia akan bergerak mengikuti dan momennya cukup jauh untuk  menahan getaran.
  4. Rangka baja ringan juga tahan api, artinya tidak menularkan api jika terbakar. (nia)

 

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel