158 Kamis, 11 Juli 2013 | 04:29:08

Jangan Biarkan Dapur Anda Kosong!

jangan-biarkan-dapur-anda-kosong

Umumnya "backsplash" memiliki ketinggian antara 38 sentimeter hingga 45 sentimeter. Agar tidak terkesan kosong, Anda bisa menghiasnya dengan menggunakan corak, ornamen, atau memilih tekstur tertentu.

Tidak hanya dihias, "backsplash" atau dinding di antara meja dan lemari dapur bisa Anda manfaatkan sebagai fasilitas yang akan memudahkan kegiatan memasak. Berikut ini contohnya.
 
1. "Dudukan" buku resep
 
Saat memasak, minyak, saus, air, dan berbagai bahan memasak lain pasti berserakan di dapur. Bahan-bahan ini dapat mengotori buku resep Anda. Hindari hal tersebut dengan memasang "dudukan" buku resep pada "backsplash".
 
2. Penyimpanan pisau dan tissue dapur
 
Dinding "backsplash" juga bisa Anda manfaatkan sebagai tempat menyimpan pisau dan tissue dapur. Padukan penutup dinding dan penyimpanan tissue dari stainless steel, serta penyimpanan pisau dari kayu. Kedua tekstur ini enambah cantik tampilan dapur.

3. Menggantung alat masak dan bumbu
 
Hal yang hampir serupa juga bisa Anda lakukan pada alat memasak dan bumbu-bumbu. Biarkan peralatan tersebut menggantung di dinding dapur, agar Anda mudah mengambilnya.
 
4. Menyimpan minyak dan bumbu
 
Bila dapur Anda memiliki fitur unik, misalnya kompor yang diapit dengan dinding, Anda bisa memanfaatkan fitur tersebut. Buatlah ceruk pada dinding dan menggunakannya sebagai tempat penyimpanan keperluan memasak berukuran kecil, seperti minyak dan bumbu.
 
5. Alat masak di dinding
 
Selain bumbu masak, Anda juga bisa menempatkan alat-alat masak dinding seperti microwave atau kulkas. Anda juga bisa membuat ruang penyimpanan perlengkapan yang lebih kecil seperti juicer, mixer, toaster, dan coffee maker di dinding dapur.
 
6. Televisi dan radio
 
Terakhir, manfaatkan ruang kosong di dapur untuk ditempatkan televisi dan radio. Selain "mengakali" dinding dapur yang tampak kosong, televisi dan radio dapat menjaga Anda tetap terhibur di dapur.

 


Sumber: Kompas Property.

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel