142 Sabtu, 10 Mei 2014 | 01:27:39

10 Solusi Perangi Alasan Malas Rapih-rapih

10-solusi-perangi-alasan-malas-rapih-rapih

Ayo jujur, anda tidak dapat rapih-rapih hanya dalam satu hari, dan anda tidak akan pernah bisa rapih-rapih hanya dalam satu hari. Tetapi, ternyata rapih-rapih itu tidak memakan waktu selama yang anda pikirkan, loh. Ayo lawan rasa malasmu dan simak tips-tips berikut ini!

Berikut adalah alasan-alasan yang biasa digunakan orang-orang untuk ‘menolak’ kegiatan rapih-rapih, yang diikuti solusi yang baik untuk mengatasinya. Jika anda mendengarkan saran ini, anda pasti dapat mengatasi dilema anda, dan untuk itu, hanya diperlukan beberapa menit setiap harinya!

"Tumpukan ini Masih Bisa Dibereskan Nanti Kok"
Tumpukan umunya disebabkan oleh barang-barang berbeda yang tertumpuk dan teraduk jadi satu. Coba pisahkan barang-barang rersebut untuk menghindari tumpukan yang lebih tinggi dan pengaturan yang lebih rapih.

"Anak-anak Pegang Andil di Rumah"
Banyak sekali barang anak-anak, mainan, dan buku di meja dan kursi. Buatlah rak khusus untuk anda anda menyimpan barang-barangnya. Jangan gunakan rak yang terlalu tinggi, hal ini akan membantu mengajarkan anak anda untuk rapih sejak dini.

"Tumpukan Surat adalah Masalah Terbesarku"
Buatlah sudut khusus didekat tempat sampah dimana anda dapat melempar, merobek, dan membuang surat-surat yang sudah and abaca dan tidak lagi diperlukan. Membuang dengan segera akan membantu mengurangi tumpukan surat yang harus anda ‘musnahkan’ nantinya.

"Katalog-katalog itu…"
Sama seperti surat-surat tadi, buanglah segera yang anda rasa tidak penting.

"Tidak Ada Waktu untuk Membaca"
Ganti langganan koran anda yang lama dengan majalah kesukaan anda untuk melihat seberapa banyak anda membaca. Jika anda membaca tiap artikel dengan cepat, perbaruilah daftar langganan anda.

"Saya sih, Rapih. Yang Lainnya Itu, Loh"
Agar sebuah tim dapat bekerja dengan baik, semua orang harus mempunyai tanggung jawabnya masing-masing. Buatlah pertemuan keluarga untuk mengatur siapa yang harus mengerjakan apa.

"Jika Saya Rapih-rapih, Minggu Depan Pasti Sudah Berantakan Lagi"
Rapih-rapih itu bukan hanya sekali-sekali. Tapi harus dilakukan setiap hari. Lakukan ini sebagai kebiasaan anda, seperti membuang sampah yang menumpuk atau menyikat gigi, lama-lama anda akan terbiasa rapih-rapih dan rumah anda akan selalu rapih.

"Tidak Ada Ruangan Untuk Barang Baru"
Kumpulkan barang-barang lama anda dan pisahkan ke tiga kotak berbeda yang diberi label “sumbangan”, “perlu diperbaiki”, atau “buang”. Taruh kotak-kotak itu diluar rumah dan tunggu sampai mereka mendapatkan ‘rumah baru’.

"Dimana saya menyimpan...?"
Konsistensi adalah kunci utama saat barang-barang anda mudah hilang. Gunakan sisi depan rumah anda untuk menyimpan telepon genggam dan kunci-kunci. Gunakan rak yang telah diberi label untuk menyimpan charger dan kunci cadangan.

"Siapa yang Punya Waktu untuk Olahraga?"
Mengatur jadwal untuk diri anda sendiri sama pentingnya dengan mengatur jadwal pertemuan untuk pekerjaan. Jadi pastikan anda menerapkan sikap yang sama dengan memberikan prioritas yang sama besarnya.


Sumber: Care.com

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel