89 Senin, 13 Januari 2014 | 05:54:55

Terendam Banjir, Cek Kondisi Rumah Anda!

terendam-banjir-cek-kondisi-rumah-anda

Banjir yang selalu terjadi seolah akrab dengan masyarakat Ibu Kota Jakarta. Hampir setiap musim hujan banjir selalu melanda kawasan  ini. Jika sudah begini, warga yang menjadi korbannya. Setelah banjir juga begitu. Sampah dan lumpur yang masuk ke dalam rumah tentu sangat mengganggu. Tidak hanya itu, bahkan rumah juga bisa  menjadi rusak setelah terkena banjir.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan setelah banjir? Dilansir dari suncorp, Senin (13/1/2014) berikut yang harus Anda lakukan pascabanjir:

Pertama, periksa kerusakan ke rumah Anda. Cek bagian mana saja yang rusak, dan usahakan langsung diperbaiki.

Kedua, saat Anda ingin mengungsi dan meninggalkan rumah, pastikan gas dan listrik dimatikan. Hal ini bertujuan untuk menghindari musibah kebakaran.

Ketiga, pastikan semua gas dan peralatan listrik dirumah sudah diuji sebelum digunakan kembali. Banjir yang merendam rumah dikhawatirkan bisa merusak peralatan listrik Anda. Sebaiknya cek terlebih dahulu dengan benar agar tidak mendatangkan bahaya.

Keempat, jangan memakan makanan yang telah terkontaminasi dengan air banjir. Hal ini penting dan tentunya berkaitan dengan kesehatan Anda dan keluarga.

Kelima, buatlah daftar barang-barang yang mungkin telah hancur atau rusak karena banjir.

Keenam, telepon agen asuransi Anda untuk mengajukan klaim terhadap kerusakan di rumah Anda. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel