343 Senin, 18 Januari 2016 | 03:54:59

Tips Lindungi Anak Selama Melakukan Renovasi Rumah

tips-lindungi-anak-selama-melakukan-renovasi-rumahrumahsemarang

Renovasi rumah adalah masa dimana para ibu akan disibukkan dengan keadaan rumah yang berantakan. Bisa dibayangkan semua alat pelindung proyek seperti  sarung tangan, kacamata serta masker wajah yang akan digunakan ketika melakukan renovasi serta bahan-bahan material pun akan mulai tersebar.

Selanjutnya akan terpikir oleh  Anda mulai anak-anak dimana mereka akan melepas alas kakinya meskipun lantai sedang kotor.

Pekerjaan untuk renovasi  tidaklah singkat setidaknya  bisa berlangsung mulai dari satu bulan bahkan ada yang mencapai satu tahun. Oleh karena itu harus dipikirkan keamanan dan kenyaman putra putri Anda. Hal-hal yang harus diperhatikan seperti  alat-alat listrik, kabel listrik, paparan debu serta  bahan-bahan material yang mengandung racun.

Pada saat renovasi rumah dikerjakan, otomatis  Anda tidak bisa memperhatikan anak-anak setiap saat, ataupun berharap kontraktor untuk mengawasi anak-anak Anda, karena itulah  memastikan keselamatan anak-anak adalah suatu hal yang paling penting.

Walaupun hakekatnya  setiap renovasi itu berbeda-beda, tetapi mayoritas tingkat  risikonya adalah sama. Contohnya, pada setiap proyek  pasti akan ditemui  tumpukan sampah, dimana tumpukan tersebut  penuh dengan barang-barang tajam, seperti paku dan lain sebagainya, tentu saja yang dapat menyebabkan cedera pada siapapun yang menginjaknya.

Langkah-langkah yang dapat diambil oleh para orangtua  untuk menjaga anak-anak mereka menjauhi  wilayah kerja, contohnya dengan memberikan tanda-tanda batas area yang bisa dilalui dan tidak boleh dilalui kemudian mengunci pintu atau bisa juga dengan menggunakan penghalang agar anak tidak mudah melalui tempat yang berbahaya.

Langkah-langkah lainnya yang bisa diambil adalah seperti,  menunjuk pintu masuk yang berbeda antara keluarga dan pekerja namun hal ini apabila memungkinkan. Langkah ini sangat penting jika para pekerja membawa perlengkapan berat dan besar keluar-masuk rumah.

Debu dalam rumah juga perlu di kontrol, fungsi dari pengendalian debu sangat penting untuk menciptakan lingkungan layak huni bagi keluarga Anda.

Bisa Anda bayangkan jika kumpulan debu, jamur dan senyawa organik volatile berterbangan di dalam ruang tamu, dapur, kamar mandi dan lorong-lorong. Hal yang terburuk, kumpulan debu  ini mungkin mengandung bahan beracun seperti debu, silika, atau asbes.

Seringkali kontaminan udara terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, sehingga dengan mudah terhirup tanpa kita sadari.

Kumpulan debu  tidak hanya berada di udara untuk jangka waktu singkat namun dapat berminggu-minggu setelah pekerjaan renovasi dilakukan.

Metode tradisional didalam pengendalian debu bisa dilakukan dengan menggunakan kipas angin dan plastik.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel