201 Rabu, 27 Agustus 2014 | 05:28:59

Kesalahan Dalam Memelihara Mesin Cuci

kesalahan-dalam-memelihara-mesin-cucitazatek

Mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang menyenangkan jika di rumah Anda terdapat mesin cuci. Praktis dan efisien, mulai dari merendam, mencuci, membilas hingga mengeringkan pakaian dalam satu kali proses. Tentunya mesin cuci juga membutuhkan pemeliharaan dan perawatan agar tidak mudah rusak.

Bukankah jika mesin cuci rusak Anda juga yang akan semakin repot? Rusaknya mesin cuci bisa disebabkan cara pemakaiannya yang salah atau kurangnya perawatan sehingga hasil cucian dari mesin cuci kurang bersih.

Dasarnya, proses pencucian pakaian pada mesin cuci terdiri atas dua bagian utama. Pertama, mencuci yaitu melepaskan kotoran yang menempel pada pakaian yang sudah diluluhkan dalam rendaman air sabun. Kedua yakni membilas bahan sabun yang tersisa, memeras air, dan mengeringkan pakaian.

Supaya hasil cucian lebih maksimal, pakailah perbandingan jumlah air dan deterjen sesuai dengan jumlah cucian. Samakan dengan petunjuk penggunaan dan jangan memasukkan cucian melebihi kapasitas mesin cuci.

Kadang, masuknya air ke dalam tabung mesin cuci terasa lambat dan masuknya air tampak lemah tidak seperti biasanya. Salah satu penyebabnya yaitu filter di bagian inlet sudah tersumbat kotoran. Ini berarti telah tiba waktunya membersihkan filter tersebut. Kotoran yang tersangkut di filter bisa berupa pasir, kerikil kecil, serpihan besi serta benda lainnya. Bersihkan kotoran tersebut dengan sabun dan air hangat menggunakan kuas. Jangan sampai saringan kawat halus sobek.

Pastikan Anda sudah selesai memasukkan semua cucian dan deterjen sebelum menyalakan mesin. Selama proses mencuci, Anda dilarang membuka pintu atau memasukkan benda ke dalam mesin saat mesin sedang bekerja. Jika timer pada mesin masih berupa putaran, ingat untuk selalu memutar tombol ke arah kanan. Hindari menyemprotkan air ke kontrol panel. Jika hendak membersihkan kontrol panel, gunakan lap lembab dan usap perlahan.

Saat proses mencuci selesai, selalu bersihkan mesin cuci dari sisa-sisa deterjen, pelembut, maupun pemutih dengan kain lembut. Sekali seminggu, cuci mesin pada suhu 40°C untuk memastikan bakteri tidak dapat berkembang di mesin cuci dan menimbulkan bau tidak enak. Matikan mesin dan cabut kabel setelah mesin cuci selesai digunakan.

 

 

Sumber: vemale

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel