149 Sabtu, 21 Juni 2014 | 02:48:51

7 Langkah Praktis Rawat Bonsai

7-langkah-praktis-rawat-bonsaiMNN

Jika anda penggemar tanaman hias dan salah satu dari yang menyukai jenis-jenis bonsai, maka ini adalah artikel yang perlu anda baca. Artikel ini akan membantu anda dari segi informasi tentang cara yang tepat untuk merawat bonsai agar tetap sehat dan indah.

 

Penyiraman

Saat musim kemarau datang, ada baiknya jika penyiraman pada bonsai dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Air yang digunakan untuk menyiram harus lah air yang bersih, jernih, bebas garam, dan tidak berbau. Untuk penyiramannya pun terdapat dua cara. Cara yang pertama yaitu menyiram air secara langsung ke badan tanaman. Sedangkan yang kedua adalah dengan mencelupkan isi pot bersama batang tanaman ke dalam air sampai tanaman benar-benar basah.

 

Pemupukan

Pupuk haris diberikan dengan dosisi yang sesuai. Disarankan, pemupukan dilakukan sebulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK atau urea. Jika anda menggunakan pupuk daun, anda dapat memberikannya dengan frekuensi tiga bulan sekali.

 

Penyiangan dan Pemangkasan

Untuk penyiangan, dapat anda lakukan setiap hari, apalagi jika sudah mulai terlihat tanaman liar disekitar atau pada tanaman bonsai anda. Untuk menghindari tumbuhnya parasit-parasit seperti ini, anda dapat melumurkan lumut pada permukaan bonsai anda. Lumut hjijau dapat juga berfungsi sebagai penanda kelembapan. Begitu juga dengan pemangkasan batang. Hal ini dapat dilakukan sesuai dengan keinginan dan keadaan bonsai itu sendiri. Jika bonsai anda termasuk jenis yang tumbuh dengan cepat, pemangkasan dapat dilakukan sebulan sekali. Jika pertumbuhannya agak lambat, pemangksan cukup dilakukan 2-3 bulan sekali.

 

Pembukaan Kawat

Jika kawat terlihat mulai masuk dan menusuk batang, cabang, atau ranting bonsai anda, anda dapat mulai mencabutnya dengan cara mengikuti arah lilitan kawat tersebut. Ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menyebabkan luka pada batang bonsai anda.

 

Penanaman Kembali

Teknik penanaman kembali sendiri ada 2 macam. Yang pertama adalah dengan mengganti bonsai anda dan memangkas akarnya. Cara ini dilakukan hanya bila akar bonsai anda telah tumbuh terlalu padat. Bonsat harus dilepaskan dari pot saat sudah berumur 6 bulan-1 tahun sejak pembuatannya. Separuh dari tanaman yang menempel pada akar akan dibuang dan separuh nya yang lain akan dibiarkan dan ditanam kembali.

Cara yang kedua adalah dengan mengganti posisi pot bonsai anda. Idealnya ini dilakukan 2 kali pada tanaman bonsai yang sama agar akarnya tidak semakin besar dan akhirnya memenuhi pot.

 

Hama dan Penyakit

Yang terakhir yang perlu anda perhatikan adalah serangan hama dan penyakit pada bonsai anda. Karena hama dan penyakit ini tentunya akan mengurangi keindahan tanaman, apalagi jika hamanya adalah wereng cokelat dan ulat. Anda dapat mengendalikan hama ini dengan menyemprotkan insektisida. Jangan salah, selain hewan-hewan parasit kecil tadi, binatang peliharaan anda juga dapat menjadi hama loh untuk tanaman bonsai anda. Ayam, kucing, dan anjing memiliki potensi untuk mencakar dan menginjak bonsai sampai rusak.

 

Sumber: Peluang Properti

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel