96 Rabu, 04 Juni 2014 | 04:01:21

Yuk Rawat Teras Anda

yuk-rawat-teras-anda

Teras rumah menjadi bagian yang paling rentan kotor. Ini karena teras terkena langsung paparan sinar matahari dan perubahan cuaca yang terjadi. Itu sebabnya membersihkan teras berserta furniture yang ada di dalamnya membutuhkan perhatian yang ekstra. Simak ulasan berikut.

Lantai Teras
Lantai teras merupakan bagian yang paling kentara bila kotor. Disarankan untuk menggunakan aiar mendidih untuk mengepel lantai. Gunakan sikat kasar bila ada noda yang membandel. Bila lantai teras merupakan lantai kayu, gunakan baking soda kemudian dilap dengan kain. Jangan mengepel lantai kayu.

Furnitur Plastik
Membersihkan furniture plastik hanya dengan mengelap menggunakan kain lap yang telah dicampur dengan sabun pemutih kemudian jemur furniture di bawah sinar matahari. Untuk furniture warna-warni disarankan untuk tidak terlalu sering menjemur di bawah sinar matahari karena akan membuat warnanya memudar cepat.

Bantal Kursi
Vacuum cleaner digunakan untuk mengangkat debu pada bantal kursi. Cara lainnya adalah menjemur bantal di bawah sinar matahari sambil sesekali dipukul-pukul untuk menghilangkan debu yang menumpuk. Bila terdapat noda yang membandel disarankan untuk menyemprotkan campuran satu setengah gelas air, satu sendok teh sabun cuci cair, dan satu sendok makan boraks pada seluruh sisi bantal kemudian jemur di bawah sinar matahari langsung.

Selamat mencoba!

Sumber : Peluang Properti

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel