95 Selasa, 06 Mei 2014 | 11:54:28

Trik Cermat Buat Ruangan Jadi Lebih Luas

trik-cermat-buat-ruangan-jadi-lebih-luas

Keterbatasan lahan membuat menjamurnya hunian mungil. Ada banyak cara untuk mengakali luas terbatas pada hunian mungil menjadi terlihat lebih luas. Salah satunya ada memainkan warna. Pada umumnya warna putih banyak digunakan untuk membuat ruangan terlihat lebih luas. Namun, ternyata selain warna putih, Anda dapat menggunakan warna cerah untuk membuat ruangan terlihat lebih luas asalkan mengetahui triknya. Simak ulasan berikut.

Dinding Apartemen
Bagi Anda yang tinggal di Apartemen disarankan untuk mengecat dinding dengan menggunakan satu warna kemudian gunakan hasil akhir soft sheen untuk merefleksikan cahaya dan ciptakan ilusi dalam ruangan.

Dinding dekat dengan jendela
Cahaya mempunyai peran penting membuat ruangan terang. Disarankan untuk mengecat dinding yang dekat dengan jendela agar ruangan mendapatkan cahaya yang cukup. Ruang yang terang akan terlihat luas.

Ruang tidak proposional
Umumnya hunian mungil memiliki luas ruang yang tidak proposional. Ini karena pemenuhan fungsi ruang yang mengikuti luas hunian. Anda dapat mengecat salah satu dinding pada ruangan tidak proposional tersebut. Ini akan membuat menyeimbangkan ruangan Anda.

Fokus pada satu titik
Disarankan untuk memilih satu ruangan untuk menjadi fokus dari hunian. Anda dapat mengecat salah satu dinding pada ruangan untuk memberikan efek luas pada ruangan.

Sumber : Peluang Properti

 

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel