9 Jum'at, 06 Desember 2013 | 02:42:44

Komplit, Cara Mengatasi Dinding Basah!

komplit-cara-mengatasi-dinding-basah

Salah satu tempat yang sering ditemukan permukaan dindingnya basah adalah kamar mandi. Bagian dinding belakang kamar mandi yang terus-menerus basah dan tidak terkena sinar matahari langsung menjadikannya sebagai ladang tumbuhnya jamur. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya bercak-bercak hitam pada permukaan dinding. Jika dibiarkan, maka dinding juga akan ditumbuhi oleh lumut. Akibatnya, akar lumut yang kuat mampu merapuhkan dinding semen dan membuatnya lapuk.

Selain dikarenakan oleh faktor posisi, dinding yang basah juga terkadang menimpa permukaan dinding yang baru dicat. Hal ini biasanya dapat dilihat dari cat yang lama mengering atau cat yang sudah mengering tetapi mengeluarkan bintik-bintik air. Kejadian ini biasanya disebabkan oleh ketidakcermatan dalam mengecat dinding, mengecat pada dinding yang masih agak basah, memberikan beberapa lapisan cat tanpa dilakukan jeda agar lapisan sebelumnya mengering dahulu, dan sebagainya.

Bagaimana cara yang efektif mengatasi hal ini?

Mengatasi Dinding Kamar Mandi yang Basah
Kondisi basah pada dinding kamar mandi biasanya disebabkan oleh daya kapilaritas yang dimiliki oleh dinding. Maka dari itu, Anda sebaiknya membangun semacam dinding kedap air (plesteran trasraam) setinggi 30 cm yang mengapit dinding utama. Adapun untuk komposisi adukannya adalah 3 bagian pasir dicampur dengan 1 bagian semen. Dinding ini memungkinkan air sulit merembes masuk ke dalam dinding utama dan kalaupun berhasil maka air hanya akan mengenang di lapisan pelindung dinding ini saja.

Mengatasi Dinding Basah Karena Cat
Pertama-tama amplaslah dinding terlebih dahulu untuk membuka pori-porinya. Dengan cara ini, uap air yang masih ada di dalam dinding bisa menguap. Selanjutnya, diamkan semalaman agar dinding benar-benar kering. Terakhir, Anda bisa mengecatnya kembali. Pastikan pada saat Anda memberikan lapisan kedua, lapisan cat sebelumnya telah kering.

Mengatasi Dinding yang Berjamur
Untuk memberantas jamur yang tumbuh di dinding basah, caranya adalah dengan mengelapnya menggunakan scrap. Kemudian, gosok permukaan dinding memakai sikat bergigi kasar. Apabila jamur yang nampak sudah mulai hilang, ambil cairan pemutih pakaian untuk memberantas bibit dan akar-akar jamur yang masih menempel. Usapkan merata cairan ini ke seluruh permukaan dinding dan tunggu selama 1 jam. Setelah 1 jam terlewati, Anda bisa membilasnya dengan air bersih. Sebagai bentuk penanganan yang lebih maksimal Anda bisa memakai cairan khusus untuk mematikan jamur. Selanjutnya, jangan lupa untuk memberikan cat anti-jamur supaya perlindungannya lebih kuat.

Mengatasi Dinding yang Berlumut
Dinding yang ditumbuhi lumut jika dibiarkan bisa membuatnya lapuk dan roboh. Oleh karena itu, cara yang tepat untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan menghilangkan semua lumut yang menempel. Gunakan kape (mirip pahat) untuk mengikis lumut-lumut tadi. Lalu, dilanjutkan dengan mengamplas permukaan dinding secara merata untuk membersihkan sisa-sisa kotorannya. Selanjutnya, gunakan cat dasar yang berbasis solvent based sealef. Tunggu sampai lapisan ini mengering. Langkah terakhir, Anda bisa memulai untuk mempercantiknya dengan warna cat pilihan Anda.

Semoga bermanfaat!

 

Sumber : Arafuru

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel