82 Jum'at, 22 November 2013 | 09:16:38

Cegah Tabung Gas Jadi Bom

cegah-tabung-gas-jadi-bom

Perhatikan cara pemasangan regulator. Pastikan tabung gas berfungsi dengan aman. Berikut 4 hal yang harus dihindari dalam hal pemakaian regulator:

  • Regulator gas tak layak pakai. Gunakan regulator berlogo SNI 7369:2007 dengan cetak timbul.
  • Pemasangan secara paksa pada mulut tabung gas. Dapat berakibar rusaknya regulator yang berpotensi gas bocor.
  • Penggunaan regulator yang sudah kendur tidak terikat sempurna. Daya tahan regulator berkisar antara satu hingga dua tahun. Namun jika sebelum setahun regulator sudah kendur, cepat ganti yang baru.
  • Pemasangan pada tabung tanpa ada cicin karet di mulut tabung gas. Karet cicin ini berfungsi sebagai pengikat antara tabung dan regulator, sekaligus pencegah bocornya gas dari celah pertemuan tabung dengan regulator.

Selain itu ada beberapa bagian dari regulator yang perlu Anda perhatikan, dan bagaimana cara pengoperasiannya:

  1. Penghubung selang: mocong regulator ini berfungsi sebagai penghubung ke selang kompor. Agar terpasang kuat, moncong diberi ikatan yang berupa klep.
  2. Klep: Alat kontrol mulut regulator untuk membuka dan mengunci regulator ketika terpasang pada tabung. Saat memasangnya, putar klep 90  searah jarum jam. Jika sudah terpasang putar ke arah sebaliknya.
  3. Valve Regulator: Berfungsi sebagai penghubung dengan tabung gas. Batang bagian tengah untuk membuka pintu gas di mulut tabung.

Semoga Bermanfaat!


Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel