12 Jum'at, 25 Oktober 2013 | 10:09:38

Bagaimana Pemakaian AC yang Ideal?

bagaimana-pemakaian-ac-yang-ideal

Penggunaan AC akan memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni, terutama di wilayah Indonesia yang beriklim tropis. Hawa sejuk yang dihasilkan dapat meredam teriknya panas matahari di luar ruang, juga memberi kenyamanan yang lebih saat tidur di malam hari. Dalam penggunaan AC, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kenyamanan terus bisa didapatkan. Misalnya mengatur temperatur pada suhu ideal sekitar 23-24 C.

Pada tingkat temperatur ini, hawa yang dihasilkan tidak terlalu dingin, sehingga dapat memberikan kondisi dingin "normal" bagi orang yang ada di ruang tersebut. Pengaturan pada kisaran suhu ini juga akan menghemat daya listrik rumah.

Di samping itu, perhatikan pula peletakannya pada ruang. Meskipun pada akhirnya hawa dingin merata ke seluruh ruangan, jangan meletakan AC sejajar dengan badan, khususnya jika diletakkan di kamar tidur.

Kondisi di mana hembusan AC secara frontal ke badan akan membuat badan pegal-pegal, rematik, dan sakit saat bangun. Jika memang peletakan AC mengharuskan sejajar dengan badan, pastikan AC Anda memiliki ternologi swing blade, yaitu teknologi yang membuat hembusan udara yang keluar dari badan AC dipantulkan ke atas terlebih dahulu, baru kemudian udara disebarkan ke seluruh ruangan.

Jadi, walau posisi AC sejajar badan, tidak akan menjadi masalah, karena hembusannya tidak langsung mengenai badan. (IRFAN HIDAYAT)

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel