163 Jum'at, 18 Oktober 2013 | 06:01:48

Tips Cara Mencuci dan Merawat Gorden

tips-cara-mencuci-dan-merawat-gorden

Percuma saja jendela rumah Anda terbuat dari emas, bila gorden yang menyertainya tidak terawat.
Seperti kata pepatah, karena nila setitik, rusak susu sebelanga, Begitu pula rumah kita. Sebagus apapun rumah, bila ada satu bagian yang tidak terawat atau terlihat kotor, misalnya, maka akan merusak seluruh keindahan rumah tersebut. Walaupun benda tersebut letaknya di bagian pinggir, jarang disentuh orang, tetap harus kita rawat. Inilah yang harus kita lakukan pada gorden.

Gorden (gordyn) seringkali luput dari perhatian kita saat membersihkan rumah. Padahal gorden adalah benda yang dapat terlihat dengan jelas oleh tamu bila kotor dan tidak terawat. Meskipun tidak harus sesering membersihkan rumah, gorden tetap perlu dibersihkan secara teratur agar tidak mengganggu keindahan rumah Anda.

Pencucian Gorden danVitrase
Vitrase polos seperti ini dapat dicuci dengan mesin cuci. Idealnya, gorden harus dicuci dan dibersihkan setiap tiga bulan sekali. Sedangkan vitrasenya dibersihkan setiap satu bulan sekali, sebab vitrase ini lebih cepat kotor bila dibandingkan dengan gorden. Agar pencucian rutin ini dapat terlaksana, maka seperti yang dituturkan oleh Efi Niryani (pemilik Terminal Tujuh—Distributor kain gorden dan asesoris), disarankan agar setiap rumah mempunyai minimal dua pasang gorden dan vitrase. Sehingga saat yang satu dicuci, jendela Anda tidak “kosong”.

Gorden dan vitrase dapat dicuci dengan cara biasa (menggunakan tangan atau mesin cuci), tapi ada beberapa bahan yang harus dicuci kering (dry clean). Namun yang perlu diingat saat sebelum mencuci, kawat, smock ring, dan besi yang ada pada gorden harus dilepas. Ini untuk menghindari karat yang
bisa menyebabkan rusaknya gorden.

Agar gorden dan vitrase lebih bersih, sebaiknya rendam dulu dalam air panas selama kurang lebih 2 - 3 jam. Hal ini berguna untuk menghilangkan lemak dan kotoran yang agak susah dihilangkan. Setelah direndam, baru gorden dan vitrase dicuci dengan di-kucek ataupun dengan menggunakan mesin cuci.

Cara Mencuci Gorden dan Vitrase
Meski kebanyakan gorden dan vitrase dapat dicuci biasa, tak ada salahnya bila sebelum mencucinya, Anda memperhatikan dulu bahan gorden dan vitrasenya. Sebab, salah mencuci malah bisa  enyebabkan kain jadi rusak, misalnya jadi berbulu, menciut/menyusut, atau lecek dan tidak bisa kembali mulus sekalipun sudah disetrika.

Untuk vitrase yang polos (tanpa rumbai-rumbai atau bordiran) dapat dicuci menggunakan mesin cuci. Namun khusus untuk vitrase yang berumbai dan berbordir, sebaiknya dicuci dengan tangan saja—jangan menggunakan mesin cuci, jangan pula disikat. Karena itu semua bisa mengakibatkan rusaknya
vitrase.

Gorden dari bahan chenille harus dicuci kering, karena kalau dicuci cara biasa bisa menciut. Sedangkan bahan beludru bisa dicuci sendiri asal jangan memeras dengan cara memelintirnya, sebab akan membuat bulu-bulunya rontok. Namun kalau Anda ingin aman, sebaiknya cuci bahan beludru ini di
tempat pencucian dry clean.

Lain lagi kalau Anda penggemar gorden yang dilengkapi pelmet. Untuk mencucinya, cukup siram dengan air dan sikat dengan sikat yang berbulu halus. Ini supaya tidak merusak kain keras yang ada pada kain. Selain itu, apabila gorden Anda menggunakan renda-renda yang berwarna-warni, terutama untuk pencucian pertama, sebelum mencelupkan seluruh gorden ke dalam air, lakukan tes kecil pada renda tersebut. Renda, sebelum dicuci bersama dengan gorden, sebaiknya dites dulu untuk mengetahui luntur atau tidak. Celupkan sedikit renda berwarna pada air, bila warna renda tidak luntur, maka Anda bisa dengan aman mencuci gorden Anda. Namun bila renda tersebut luntur, maka mau tidak mau, Anda harus mencopotnya lebih dulu, dan mencucinya secara terpisah.

Penjemuran Poni Gorden
Poni gorden yang biasanya terdiri dari renda-renda atau benang berwarna-warni, jangan dijemur sembarangan. Begitu pula dengan poni gorden dengan desain pelmet. Cara menjemur poni gorden tersebut adalah dengan cara menjepit bagian atasnya pada tali jemuran, sehingga posisinya sama seperti saat poni gorden terpasang. Ini untuk menghindari berubahnya bentuk poni, serta agar benang atau renda-renda tersebut tidak kusut.

(lia/Tabloid RUMAH edisi 37 2004)
Sumber : familikorden

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel