111 Selasa, 17 September 2013 | 03:41:54

8 Benda Paling Kotor di Rumah

8-benda-paling-kotor-di-rumah

Apakah benda yang paling kotor di rumah? Bila Anda mengatakan bahwa kloset adalah benda yang paling kotor di rumah, maka Anda salah besar!

Menurut survei yang dilakukan Hygiene Council dan Center for Hygiene and Health, ada delapan titik terkotor di dalam rumah. Survei yang dilakukan di sembilan negara tersebut mengindikasikan bahwa kawasan dapur merupakan sumber kuman yang bisa menjadi penyebab beragam penyakit.

Dengan mengetahui tempat-tempat paling kotor di rumah, diharapkan penghuni rumah bisa melakukan tindakan pencegahan agar kuman penyakit tidak menyebar dengan mudah.

Berikut ini delapan benda terkotor di rumah:

Lap dan Spons Dapur
Sebanyak 70% spons mengandung bakteri dalam jumlah yang banyak.

Keran Air Dapur
Studi Hygiene Council menyebutkan, setengah dari keran air di Amerika tercemar bakteri.

Bathtub dan Shower
Sebuah bathtub bisa mengandung bakteri seratus kali daripada sebuah tong sampah, sementara shower merupakan tempat paling rawan kuman ketiga di rumah. Hygiene Council menyarankan kamar mandi dibersihkan dengan disinfektan dua kali seminggu untuk membersihkan sel mati yang bisa membawa kuman.

Tempat Makan Hewan Peliharaan
Hewan peliharaan sudah pasti abai terhadap kebersihan, sedangkan pemilik hewan sangat jarang membersihkan tempat makanan mereka.

Tombol Microwave
Sebagai ilustrasi, kita meletakkan daging mentah di dalam microwave, kemudian memprogram pengatur waktu (timer). Sudah barang tentu kita meninggalkan bakteri E. coli atau salmonella di tombol atau touch-screen microwave.

Pengendali (Remote) Televisi
Remote TV sering digunakan namun jarang dibersihkan. Tentu saja peranti ini dipenuhi banyak kuman.

Sakelar Lampu
Sakelar lampu, terutama sakelar lampu kamar mandi dapat mengandung kuman sebanyak yang ada di tong sampah.

Meja Tempat Mengganti Popok Bayi
Ketika bayi diganti popoknya, maka area di sekitarnya menjadi terkontaminasi bakteri.

Anto Erawan

Sumber : Rumah

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel