155 Sabtu, 21 September 2013 | 10:41:53

Lebih Waspada Rayap Saat Hujan

lebih-waspada-rayap-saat-hujan

Mulai menemukan butiran halus seperti pasir di lantai. Sudah dibersihkan tapi muncul lagi. Atau mulai terdengar suara gemeletak atau gemerisik di bagian-bagian rumah, yang terbuat dari kayu.

Tenang, ini bukan perbuatan hantu atau makhluk gaib lainnya. Kemungkinan besar ada rayap di rumah Anda. Apalagi ditambah dengan ditemukannya gundukan tanah di dinding rumah. Sudah bisa dipastikan ada koloni rayap "menginap" di rumah.

Musim hujan tiba kita perlu lebih waspada dengan kehadiran rayap. Biasanya musim hujan adalah saat yang tepat bagi rayap tanah untuk naik ke permukaan. Untuk berkembang biak dan membentuk koloni baru, rayap-rayap tadi mencari dan menempati bagian-bagian rumah, yang terbuat dari kayu, yang letaknya tersembunyi.

Untuk menanggulangi masalah ini, bisa menggunakan dua cara. Sebelum bangunan dibangun, siram atau semprot tanah dengan cairan kimia anti rayap. Sehingga setelah bangunan jadi, rayap tidak punya akses naik ke permukaan tanah dan masuk ke rumah.

Cara kedua adalah setelah bangunan jadi. Caranya macam-macam, bisa menyemprot setiap material kayu dengan obat anti rayap. bisa juga dengan menggunakan umpan rayap yang mengandung bahan kimia. Cara ini bisa diaplikasikan sebelum memasuki musim hujan. Kalau punya budget lebih, bisa juga menggunakan jasa pembasmi rayap.

Satu hal yang perlu diwaspadai dari penggunaan obat-obat anti rayap ini, adalah jangan sampai tercampur dengan makanan. Jauhkan juga dari anak-anak.

 

Sumber: Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel