153 Senin, 19 Agustus 2013 | 04:28:59

Tips Mengolah Sampah Organik menjadi Pupul

tips-mengolah-sampah-organik-menjadi-pupul

Sebagian besar pupuk kompos yang berasal dari sampah dapur merupakan sampah organik yang terdiri atas sampah sayuran dan buah-buahan. Sampah organik merupakan sampah yang bisa terurai. Dengan pengolahan yang tepat, sampah ini dapat menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tanaman Anda.

Bagaimana cara pembuatannya?

Kumpulkan sampah sisa rumah tangga Anda. Pastikan sampah telah dipisahkan antara yang organik dan non-organik.

Sampah yang akan digunakan untuk membuat pupuk adalah sampah organik. Untuk sampah sayuran, gunakan sayur yang belum melalui proses pemasakan.

Cincang sampah organik dengan ukuran 1-2cm. kemudian masukkan ke dalam ember besar.

Diamkan sampah hingga membusuk. Untuk proses pembusukannya, Anda bisa membiarkan sampah membusuk dengan sendirinya atau dipercepat prosesnya dengan menggunakan larutan EM4. Larutan ini bisa didapat pada berbagai toko yang menjual keperluan bercocoktanam.

Tutup rapat ember yang berisi sampah organik tadi. Tambahkan larutan pembusuk setiap kali Anda memasukkan sampah baru ke dalam ember. Letakkan di tempat yang teduh.

Aduk ember secara rutin setiap 3 hari sekali agar campuran merata.

Diamkan ember sampah organik tersebut hingga kurang lebih 2 minggu, hingga terjadi proses komposting.

Pada akhirnya nanti akan terdapat dua jenis pupuk, pupuk cair dan pupuk padat.

Sebelum digunakan sebagai pupuk atau media tanam, kompos yang padat harus terlebih dahulu dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Sementara untuk yang cair bisa langsung digunakan pada tanaman.

Cairan kompos dicampur dengan air dengan perbandingan 1:5. Jika cairan kompos mengeluarkan bau yang tidak sedap bisa dicampurkan dengan kapur sirih yang telah dilarutkan dengan air.

Selamat mencoba!


Sumber: IdeaOnline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel