147 Selasa, 13 Agustus 2013 | 03:10:59

Nih... Sarang Bakteri di Dapur Anda!

nih-sarang-bakteri-di-dapur-anda

Menurut, dr Nurrahmiati, MKM, pakar kesehatan masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ancaman penyakit tersebut mulai dari infeksi pernafasan, infeksi kulit, hingga gangguan fungsi hati dan kanker akibat kontaminasi zat kimia.

Oleh karena itu, Anda perlu mengenali empat tempat favorit sumber bakteri di dapur berikut ini, dan lakukan pencegahan penyebarannya:

Kulkas

Banyaknya makanan di kulkas memicu hadirnya bakteri di dalam kulkas. Oleh karena itu, atur dan kontrol suhu kulkas agar selalu berada pada kisaran 40 C. Suhu dingin akan memperlambat pertumbuhan bakteri.

Pisau dan talenan

Hindari menggunakan pisau dan talenan yang sama saat mengolah produk hewani mentah dan makanan matang atau produk segar lainnya. Bakteri dari bahan mentah dapat mencemari makanan matang dan segar Anda.

Spons cuci piring

Hindari merendam sabut spons di dalam wadah sabun pencuci piring. Kondisi spons yang basah akan menyuburkan bakteri dari sisa makanan yang masih menempel. Oleh karena itu, sebaiknya selalu bersihkan spons setelah selesai mencuci piring, dan keringkan segera sebelum bakteri sempat tumbuh.

Bak Cuci

Seringkali sisa-sisa makanan saat mencuci piring terjebak di bak cuci dan dengan cepat memicu bakteri berkembang biak di seluruh permukaan bak cuci. Oleh karena itu, untuk menjaga kebersihan tempat mencuci piring, bersihkan seluruh permukaan dan saluran bak cuci dengan cairan pemutih dan air secara rutin.


Sumber: Kompas Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel