148 Selasa, 30 Juli 2013 | 10:18:01

Tips Menghindari Kebakaran Saat Rumah Ditinggal Mudik

tips-menghindari-kebakaran-saat-rumah-ditinggal-mudik

Keadaan rumah yang ditinggal selama mudik adalah salah satu hal yang harus diperhatikan saat Anda pergi mudik. Utamanya adalah keamanan dan keselamatan rumah.

Terkait dengan hal terakhir itu, dalam hal pencegahan kebakaran saat rumah ditinggal mudik, Subejo, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta memberikan beberapa tips.

1) Pastikan semua peralatan listrik mati.

"70% peristiwa kebakaran di Jakarta penyebabnya adalah korsleting listrik, maka dari itu satu hal ini perlu diperhatikan betul," himbau Subejo.

2) Periksa tabung gas, regulator, dan selang. Pastikan tak ada kebocoran gas.

3) Jika ada tetangga yang bisa dimintai tolong, titipkan penjagaan rumah padanya.
"Sekali lagi saya tekankan pentingnya mematikan peralatan listrik. Kalau ada akuarium ya titipkan saja ke tetangga, isi kulkas kalau perlu keluarkan semua."

"Lampu matikan semua. Okelah kalau ada yang bilang lampu perlu dinyalakan agar aman, kelihatan ada orang di rumah. Tapi pilih sendiri prioritasnya, mau rumahnya kebakaran? Api itu cepat sekali membesar terutama kalau dapat suplai oksigen, dalam sejam saja rumah bisa habis." kata Subejo dalam presentasinya di Restoran Harum Manis, Jakarta, Selasa (23/7).

Subejo kemudian memberi saran agar masyarakat mempelajari langkah dasar yang harus diketahui dan dilakukan jika terjadi kebakaran.

"Kalau apinya masih kecil segeralah cari kain basah, kalau bisa karung goni, dan tutupi titik api. Atau bisa juga dengan pasir. Dan jangan lupa juga sebelumnya matikan aliran listrik lebih dulu," paparnya.

"Masyarakat sering keliru langsung berusaha memadamkan api dengan air. Kalau listriknya belum mati kan malah bisa kesetrum. Juga kalau apinya berasal dari benda cair semisal minyak, jangan disiram air karena malah bisa merembet kemana-mana. Tutupi pakai pasir atau semprot dengan fire extinguisher."

Subejo juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi hal tersebut ke masyarakat agar mereka bisa melakukan tindakan pemadaman mandiri.

 

Sumber: Beritasatu

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel