275 Kamis, 17 Desember 2015 | 03:52:43

Mendesain Sebuah Penerangan Di Ruang Tamu

mendesain-sebuah-penerangan-di-ruang-tamudesainminimalis

Penerangan sangat mempengaruhi sebuah ruangan. Terutama pada ruang tamu, sebab ruang ini sebagai tempat di mana anggota keluarga, kerabat  dan teman berkumpul, bercerita bahkan bersenang-senang bersama.

Furnitur yang nyaman dalam sebuah ruang tamu setidaknya akan memberi hiburan terutama bagi penghuni rumah. Televisi tidak ada salahnya diletakakan  di ruang tamu jika kondisi rumah Anda tidak memungkinkan untuk sebuah ruang keluarga.  Adanya televisi dalam sebuah ruangan dapat menambah kehangatan keluarga , Anda bisa  menghabiskan waktu untuk menonton acara favorit Anda. Namun bukan hanya itu, ruang tamu  juga bisa dijadikan tempat yang nyaman untuk bersantai dan membaca buku ataupun majalah.

Sebuah ruangan dapat dipergunakan tergantung pada kebutuhan Anda. Sebab itu, suatu hal yang terpenting dalam sebuah ruangan adalah memiliki sistem pencahayaan yang baik. Pencahayaan yang baik dapat membantu Anda memastikan bahwa kegiatan di ruang tamu berjalan dengan lancar serta pastikan semua jenis kegiatan yang Anda lakukan mendapatkan pencahayaan yang cukup.

Berikut ini beberapa tips dalam merancang penerangan dalam ruangan:

1 . Kegiatan yang dilakukan di ruangan

Sebelum Anda memasang penerangan pada ruangan sebaiknya perhatikan kegiatan apa saja yang akan Anda lakukan di ruangan tersebut.  Setelah itu barulah Anda dapat menentukan jenis pencahayaan apa yang diperlukan untuk ruangan tersebut. Dengan demikian  memilih pencahayaan yang tepat. Apabila Anda suka menonton televisi di ruang tamu, maka Anda dapat memasang dimmer dengan begitu Anda bisa meredupkan lampu ketika akan  menonton.

2.  Jadikan cahaya Sebagai hiasan.

Cahaya disamping sebagai penerangan bisa juga dijadikan sebagai hiasan untuk menambah indah suasana rumah Anda. Dalam memilih penerangan pastikan bahwa penerangan yang Anda pilih sesuai dengan interior sehingga dapat menambah keindahan  ruang tamu Anda.  Sekarang ini sudah banyak model dan warna penerangan yang bisa menjadi alternatif pilihan Anda.

3. Perhatikan ukuran ruang tamu.

Ukuran pada suatu ruangan juga sangat penting didalam menentukan penerangan.  Karena besar kecilnya suatu ruangan sangat berpengaruh.  Apabila ruangan  kecil, sebaiknya jangan menggunakan pencahayaan yang terlalu banyak namun apabila ruangan berukuran besar bolehlah Anda menggunakan beberapa lampu sehingga dapat memberikan pencahayaan yang cukup untuk ruangan tersebut. Untuk ruangan yang besar bisa menggunakan lampu gantung sedangkan untuk  ruangan yang kecil bisa menggunakan lampu sorot.

4. Berikan spotlight.

Anda seorang yang pencinta seni jika demikian Anda bisa manfaatkanlah lampu track ataupun  lampu aksen. Hal ini dapat mendorong perhatian seseorang ke arah karya seni tersebut. Caranya  Anda bisa fokuskan pencahayaan pada sebuah lukisan dinding, patung, dan lain-lain. Dengan pancaran cahaya yang dipantulkan tersebut akan menambah aura yang berbeda untuk rumah Anda.

5. Berikan sebuah tema.

Tema disini adalah untuk menyesuaikan antara cahaya dengan warna yang menjadi dominan dalam ruangan tersebut. Contohnya, apabila Anda mempunyai ruangan dengan desain modern, maka lampu yang cocok digunkan adalah lampu gantung putih, hal ini agar lebih menciptakan keseimbangan cahaya untuk seluruh ruangan.

6. Perhatikan arah cahaya.

Pada dasarnya semua fixture pencahayaan memberikan cahaya ke arah yang berbeda.  Untuk menerangi area gelap pada suatu ruangan bisa digunakan lampu sorot atau menempatkan sebuah sudut meja dengan kap lampu di atasnya. Bisa juga menggunakan uplighters untuk menyorot langit-langit dekoratif.  Untuk menghidupkan suasana dalam ruangan melalui cahaya banyak cara yang bisa dilakukan. Seperti,  pencahayaan yang berasal dari bawah ditujukan ke daerah yang lebih tinggi ataupun sebaliknya pencahayaan dari langit-langit menuju daerah yang lebih rendah.  Anda juga bisa  memberikan lampu statis seperti lampu tertutup.

7. Manfaatkan cahaya alami pada siang hari.

Di siang hari ada baiknya Anda menggunakan pencahayaan yang alami. Misalnya dengan membuat tirai yang memungkinkan cahaya masuk ke ruangan pada siang hari. Bisa juga menggunakan tirai tipis atau tirai yang transparan. Pencahayaan alami juga bisa digunakan dengan memasang atap kaca pada ruangan yang Anda.

8.  Warna cahaya pada penerangan

Teknologi semakin canggih, cahaya pada lampu pun begitu banyak warna misalnya pada lampu halogen bisa menjadikan suasana seolah-olah seperti siang hari. Lampu ini  cukup efektif  apabila digunakan untuk ruangan yang tidak bisa mendapatkan sinar matahari. Lampu berwarna juga dapat memberikan aura yang hangat ke dalam sebuah ruangan.

9. Suasana

Aura suatu lingkungan juga bisa didapatkan dari sebuah cahaya yang masuk kedalam ruangan tersebut. Untuk mendapatkan suasana yang berbeda pada suatu ruangan,  Anda harus memutuskan jenis lampu yang akan digunakan.  Anda dapat menambahkan beberapa lampu dinding untuk pencahayaan tingkat rendah yang lembut. Chandelier juga dapat digunakan untuk melakukan cara ini.

10. Sinari  cahaya pada area yang Anda inginkan

Apabila ada ruangan di dalam rumah Anda yang membutuhkan pencahayaan khusus misalnya sebuah lorong, maka Anda bisa memberikan  ide-ide kreatif  untuk merancang pencahayaan di sini. Misalnya dengan  menggunakan sconce dinding atau penutup lampu yang dapat membuatnya terlihat lebih baik. Dengan teknik demikian  bisa membantu Anda menjadikan cahaya sebagai hiasan tambahan yang terlihat lebih cantik dan tidak membosankan.

Sumber: tiperumahminimalis

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel