375 Senin, 14 Desember 2015 | 06:37:54

Surga Dirumah Sendiri

surga-dirumah-sendirirumahoscarliving

Hampir seharian kita berada di luar rumah, menjalankan aktifitas. Lelah bekerja seharian pasti dialami oleh semua orang oleh karena itu disaat waktunya untuk pulang kerumah ingin rasanya rumah menjadi surga kita. Rumah yang nyaman, seakan menjadi pengobat rasa lelah, capek akan hilang dan istirahat pun akan terasa lebih nikmati dan nyaman. Tanpa dipenuhi pikiran yang kusut.

Seorang psikoterapis Steven Bernstein MA, menilai, bahwa mendesain sebuah ruangan rumah yang baik  pasti akan memberikan  rasa nyaman untuk penghuninya. Rumah layaknya surga dunia, yang memberikan atmosfir menenangkan, dan bukan yang menambah beban kepenatan.

Ada lima hal yang dapat membantu menciptakan rumah agar terasa lebih nyaman, yaitu :

1. Pemilihan warna yang pas

Pemilihan warna dinding ataupun interior ruangan yang pas sangat mempengaruhi mood bagi penghuninya. Ada beberapa warna yang dapat mempengaruhi mood, seperti warna terang yang akan memberikan  ruang lepas dan tampak luas, dengan demikian suasana rumah akan terasa lebih cerah dan terang. Pada umumnya, ruang dapur dan kamar mandi lebih cocok jika diberi warna terang agar lebih segar dalam menyambut datangnya pagi. Sedangkan jika menggunakan warna gelap akan berkesan mendalam dan intim. Ruang tamu dapat dibuat dengan nuansa ini supaya memberikan kesan nyaman dan lebih memanjakan. Agar kesan pertama masuk rumah, Anda lebih terasa nyaman bisa dipilih  warna hijau atau warna lain yang membuat mata nyaman. Intinya, pilihlah warna yang bids menginspirasikan imajinasi kita.

2. Gabungan klasik dan modern

Kebanyakan  orang lebih menyukai rumah yang berkonsep modern, namun ada juga yang lebih suka yang berkonsep klasik. Jika demikian tidak ada salahnya untuk di gabungkan konsep keduanya agar lebih menarik. Perpaduannya misalnya  meja ruang makan terbuat dari kayu mahogani klasik, sedangkan untuk lampu ruang tengahnya dengan  versi modern. Hiasan dindingnya, bisa menampilkan lukisan portrait atau landscape. Menggabungkan kedua konsep harus diperhatikan mengenai keseimbangan. Pada setiap layer dari ruang dapat digabungkan antara yang klasik dan modern. Stimulasi keduanya akan membuat sesuatu yang lebih menarik untuk dilihat.

3. Hiasan

Sekarang  ini banyak sekali benda keberuntungan untuk dijadikan hiasan  rumah, seperti di ruang kamar hiasan sebagai penghalau mimpi buruk yang digantungkan di langit-langit. Menemukan hiasan macam ini tidak sulit, sebab banyak dijual di toko-toko, supermarket terutama galeri yang menjual peralatan rumah tangga. Dampak dari benda-benda unik ini adalah bisa memberi kesan menyenangkan dan nuansa kreativitas bagi penghuni.

4. Tata Letak

Desain interior rumah, bukan suatu peraturan seperti peraturan lalu lintas atau peraturan umum yang dapat  mengganggu kenyamanan bermasyarakat. Misalnya diruang tamu bisa diberikan sofa dengan warna yang menarik dipadukan dengan karpet dengan paduan warna yang menarik pula. Ruangan untuk rumah  tidak mesti disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya, dapur bisa didesain dengan kombinasi perpustakaan yakni dengan  meletakkan beberapa buku ataupun novel di sana. Berani tampil beda itu menarik.
5. Pilihan furniture
Ada sebuah ungkapan, the more, the better! Lebih baik Anda menanamkan prinsip sedikit tapi memberi nilai lebih. Anda percaya dengan ungkapan ini? Penempatan suatu benda di dalam sebuah ruangan harus lebih menggunakan sudut pandang kenyamanan dan ruang lepas. Penataan minimalis bisa Anda jadikan sebuah pilihan.
Sumber: Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel