330 Jum'at, 27 Maret 2015 | 04:59:30

Rumahku Bagaikan Surga di Bumi

rumahku-bagaikan-surga-di-bumikartumanfaat

Rumah memiliki arti yang cukup luas, rumah adalah tempat kita berlindung dari panas dan hujan, rumah tempat kita berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi, tempat kita berbagi suka dan duka dan lain sebagainya.

Rumah pada dasarnya adalah sebuah suasana yang tercipta  dari interaksi penghuninya. Setelah seharian kita beraktifitas pastilah kita akan kembali kerumah untuk beristirahat melepas dari segala keluh kesah. Rumah tempat kita untuk membersihkan segala kelelahan itu hingga luruh bersama debu-debu jalanan dan akan kita basuh di dalam rumah.

Rumah selalu menawarkan kita untuk menghentikan  sejenak segala  keriuhan duniawi yang memusingkan ataupun menjengkelkan dan mungkin membuat kita terlena akan kekejaman dunia.

Sebuah rumah lebih dari sekedar tempat tinggal namun rumah merupakan surga dunia bagi kita karena begitu banyak sumber kenikmatan yang kita dapati di dalam rumah.

Setiap rumah pastilah memerlukan bangunan yang imajiner didalam menciptakan ruang-ruang yang memungkinkan menmbuat nyaman dan aman bagi  penghuninya. Di tambah lagi dengan  kekuatan moral yang melekat kuat ketika kita harus berinteraksi di luar rumah yang tak jarang penuh akan  tipu daya.

Jadi yang dimaksud dengan rumahku Surgaku adalah sebuah rumah yang harus memiliki hal-hal sebagai berikut :

1. Pondasi

Bukan hanya pondasi pada bangunan saja yang harus kuat dan kokoh agar rumah tidak koyak di terpa badai namun pada sebuah rumah juga harus memiliki landasan yang mendasari tegaknya bangunan yaitu Iman. Jika semua keluarga dapat menerapkan prinsip-prinsip keimanan ketika bersikap atau berperilaku maka jika terjadi kesalah pahaman segeralah diselesaikan atau di kembalikan sesuai dengan ajaran-Nya.

2. Pilar

Pilar disini bukan hanya sebagai penambah kesan mewah pada sebuah rumah namun pilar disini adalah bagaimana penegak bangunan itu bercermin sehingga dapat menjadi contoh untuk anggota keluarganya. Misalnya dengan selalu bersikap ramah pada semua orang dan selalu beramal shaleh.

3. Dinding

Sebuah dinding pada rumah jika retak pastilah tidak enak untuk dipandang  jadi dinding yang dimaksud disini adalah akhlak dari si pemilik rumah jika akhlak pada pemilik rumah tidak baik maka tidak enak untuk dipandang. Oleh karena itu hendaklah selalu santun kepada siapa saja, menghormati orang lain sehingga dapat menjadi teladan di lingkungan sekitar.

4. Atap

Atap, bayangkan jika atap didalam rumah bocor pastilah tidak akan nyaman olehkarena itu  seluruh tindakan kita usahakan untuk selalu ditujukan dan  senantiasa untuk menjemput ridlho Ilahi Rabbi.

Sebuah rumah yang mewah dengan berbagai furnitur yang mahal dan indah namun jika tidak didasari oleh cinta kasih, saling menghormati maka rumah tersebut bagaikan sebuah neraka dan begitupula sebalik nya rumah yang sederhana namun didalamnya penuh dengan suasana ke akraban, saling sayang menyayangi dan menghormati satu sama lainnya maka rumah itu akan menjadi damai, aman dan nyaman sehingga bagaikan surga bagi penghuninya.

Semoga manfaat.

Sumber : Kompasiana

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel