689 Rabu, 31 Desember 2014 | 10:44:52

Tips Membangun Rumah di Lahan yang Miring

tips-membangun-rumah-di-lahan-yang-miringrumahminimalis

Kebanyakan orang tidak menyukai lahan miring untuk mendirikan sebuah bangunan untuk hunian mereka, namun tidak semua orang demikian, ada juga yang justru menyukai membangun hunian mereka di lahan  yang miring. Biasanya orang membangun rumah dengan cara meratakan permukaan tanahnya, sebenarnya jika Anda memiliki lahan miring untuk membangun sebuah rumah, Anda tidak perlu meratakan permukaan tanah tersebut karena dengan kondisi seperti itu, Anda dapat mengkreasikan sehingga dapat menjadi daya tarik untuk rumah tinggal Anda.

Berikut adalah keuntungan memiliki lahan miring;

1.    Harga tanah lebih murah
2.    Rumah terlihat lebih unik sehingga memiliki daya tarik tersendiri
3.    Mencerminkan bahwa pemilik rumah adalah seorang yang berjiwa seni
4.    Memiliki nilai jual yang tinggi jika Anda berhasil mengkreasikan lahan tersebut menjadi hunian yang unik dan apik.

Jika Anda akan membangun hunian di lahan miring yang harus diperhatikan adalah posisi kemiringan pada lahan tersebut, apakah tingkat kemiringannya  kearah depan samping bangunan atau tidak, posisi jalan, luas lahan,  apakah ada bangunan di sekitar lahan yang akan dibangun.

Nah’ setelah data mengenai lahan miring tersebut sudah lengkap, langkah selanjutnya barulah Anda menggambar desain rumah, dengan memperhatikan tata letaknya, misalnya akan menghadap kearah mana, berapa panjang dan lebarnya, akan dibangun memanjang atau melebar, posisi carport akan diletakkan disebelah mana, kemudian akan dibuat taman dimana serta sumur resapan air. Kebanyakan para ahli bangunan menyarankan jika memiliki lahan miring sebaiknya bangunan di bangun secara bertingkat.

Jika dibangun secara bertingkat maka akan menghemat ongkos pengurukan. Kalaupun ada biaya  tidaklah banyak karena yang harus dikeruk hanya sebagian kecil saja. Tangga landai dapat digunakan jika elevasi kemiringan tidak terlalu besar dan perbedaan tinggi pada permukaaan ruang satu dengan yang lainnya dapat di hubungkan. Namun jika elevansinya tajam harus ada bagian yang dikeruk dan pada bagian lain juga diuruk.

Naik turun ataupun tinggi rendahnya ruangan yang dibuat disitulah letak nilai seni pada rumah Anda. Karena adanya perbedaan pada ketinggian rumah,  maka bangunan disarankan untuk bertingkat.
Ruang kosong yang terdapat di bawah tangga dapat Anda pergunakan untuk kamar mandi ataupun gudang atau bisa juga Anda gunakan untuk menempatkan rak atau lemari yang sengaja di buat mengikuti kemiringan tangga. Namun ruang kosong tersebut jangan Anda gunakan untuk ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga ataupun ruang tidur karena sangat tidak cocok jika Anda gunakan untuk ruangan tersebut. Berbagai perkakas rumah tangga seperti barang pecah belah ataupun perkakas dapur dapat Anda simpan di ruang kosong tersebut.

Membangun rumah di lahan yang miring harus penuh dengan perencanaan yang matang serta perhitungan yang khusus. Oleh karena itu jika Anda menemukan kesulitan,  Anda dapat berkonsultasi denga ahlinya.

Demikianlah semoga penjelasan yang singkat ini dapat bermanfaat untuk Anda.


📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel