462 Rabu, 29 Oktober 2014 | 04:33:43

Lindungi Anak dari Bahaya Listrik

lindungi-anak-dari-bahaya-listrikShutterstock

Anak-anak memiliki rasa penasaran yang tinggi sehingga penting bagi kita untuk memberikan pengawasan yang ekstra. Salah satu dari hal yang paling berbahaya dan sering mengundang rasa penasaran anak-anak adalah alat listrik. Termasuk didalamnya seperti stop kotak, kabel, dan colokan.

Kadang menjauhkan anak-anak dari hal-hal ini saja tidak cukup, karena alat-alat ini pasti dapat ditemui di hampir setiap pojok rumah anda. Walaupun langkah ekstrem yang dapat anda lakukan adalah dengan menutup semua stop kontak dengan pelindung plastik, masih banyak hal-hal sederhana lain yang perlu anda perhatikan agar anda dapat tetap menggunakan alat-alat listrik anda seperti biasa, dan si kecil jauh dari bahaya.

Simak tips yang telah dirangkum oleh Peluang Properti berikut ini:

1. Pelihara Kabel Anda dengan Baik
Kabel yang robek akan sangat berbahaya bagi anda maupun si kecil. Untuk menghindari robeknya kabel, jangan cabut sesuatu dengan cara menarik dari kabelnya. Jepit kepala steker dengan jemari anda dan lepaskan perlahan dari stop kontak. Jika kabel sudah terlanjur robek, segeralah diganti. Pastikan anak anda tidak mencabut sendiri barang-barang elektronik dirumah anda tanpa pengawasan.

2. Hindarkan Alat Listrik dari Air
Air adalah penghantar listrik yang sangat bagus, sehingga kontak listrik dengan perantara air dapat menimbulkan setruman maupun korsleting. Maka dari itu, jangan meletakkan alat elektronik anda di area yang basah, atau rawan terkena air. Jika terjadi kebakaran, jangan memadamkan api dengan air tanpa mencabut lebih dahulu saluran listriknya. Jangan biarkan si kecil menyentuh peralatan elektronik dengan tangan yang basah, atau sambil membawa minuman.

3. Putus Aliran Listrik Anda
Jika anda hendak mengganti bola lampu yang mati, mastikan aliran listrik anda sudah diputus atau sudah dimatikan. Gunakan sarung tangan atau lap kering untuk menghindari kontak langsung dengan listrik. Jika anda memiliki banyak peralatan listrik yang ada dijangkauan si kecil, pastikan juga untuk memutus aliran listrik setiap si kecil mendekat.

4. Awasi Kabel Listrik
Si kecil pasti sedang suka-sukanya bermain lari-larian dan panjat-panjatan. Awasi si kecil agar tidak tersandung atau memanjat tempat yang banyak kabel listriknya. Kabel listrik merupakan jalur listrik mengalir dari stop kontak ke alat elektronik anda. Ada kebocoran sedikit saja bisa menimbulkan bahaya yang besar bagi anda dan si kecil.
Jika anda menemukan kabel listrik terjatuh di halaman rumah anda yang masih tersambung ke tiang listrik, hindari si kecil dan keluarga anda dari menyentuh hal-hal yang terkena kabel tersebut. Hubungi pihak yang berwenang agar hal ini tidak membahayakan siapapun.

5. Gunakan Penutup Stop Kontak
Stop kontak umumnya berada di dekat lantai dan dapat dijangkau oleh si kecil. Anda dapat memasang penutup stop kontak yang berbetuk seperti pintu lemari yang dapat dikunci. Hal ini dapat membantu anda untuk menghindari si kecil dari menyentuh langsung stop kontak.

6. Permainan yang Aman
Mungkin si kecil senang melihat layang-layang dan meminta anda untuk membelikannya satu. Ajari bermain layang-layang bukanlah masalah selama ini dilakukan di lapangan terbuka yang bebas dari kabel listrik. Hindari bermain di dalam komplek dimana jalanan dipenuhi oleh kabel listrik di atasnya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

7. Sesuai Pemakaian
Jika alat elektronik anda sedang tidak digunakan, pastikan untuk mencabut kabelnya dan jauhkan dari jangkauan anak anda. Walaupun daya listriknya kecil, alat-alat seperti setrika, pemanggang roti, dan blender tetap dapat memicu korsleting. Pastikan Anda mencabut peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik saat tidak digunakan.

8. Kamar Mandi
Biasanya untuk mengeringkan rambut atau mencukur kumis, stop kontak juga tersedia di dalam kamar mandi. Letakkan barang-barang tersebut di tempat yang kering dan aman dari cipratan air mandi dan jangkauan anak anda saat sedang tidak digunakan. Untuk amannya, jangan tinggalkan si kecil sendirian di dalam kamar.

Semoga informasi ini membantu!

Sumber: Wolipop

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel