297 Jum'at, 03 Oktober 2014 | 11:48:32

Yuk, Beralih ke Taman Kering!

yuk-beralih-ke-taman-keringRumah Minimalish

Taman kering, atau di dalam istilah arsitekturnya disebut taman arid, adalah gay ataman yang terinspirasi dari daerah tandus dan kering seperti beberapa wilayah di negara bagian Texas atau Afrika, dengan pasir, bebatuan, dan sedikit tanaman sebagai ciri khasnya.

Dengan kata lain, taman kering atau taman arid memiliki lebih banyak unsure hardscapenya dibandingkan dengan unsure softscapenya. Jenis taman ini dinilai cocok untuk anda yang terlalu sibuk sehingga tidak memiliki waktu untuk bercocok tanam.

Umumnya, taman kering terdiri dari 90 persen hardscape dan 10 persen softscape. Hal ini memungkinkan penyiraman tanaman seminggu sekali tanpa adanya pemangkasan. Selain minimnya perawatan yang diperlukan, desainnya yang simpel dan terlihat bersih sesuai dengan tampilan rumah modern minimalis jaman sekarang.

Untuk membuat tampilan taman kering anda lebih berwarna, anda dapat menggunakan batu-batu alam dengan warna yang dapat anda sesuaikan dengan selera dan tema hunian anda.

Softscape
Tujuan utama taman kering adalah pengaplikasian taman dengan perawatan yang sangat minim, maka jenis tanaman yang dapat ditanam di taman kering pun jumlahnya terbatas. Yang banyak digunakan untuk taman kering antara lain tanaman kaktus, lidah buaya, kamboja jepang, atau jenis-jenis bromeliad. Selain tanaman tersebut menyukai matahari, penyiraman yang jarang tidak akan membuatnya mati.

Posisi
Karena merupakan jenis taman kering, maka posisikan taman anda di bagian dalam rumah, atau bagian luar rumah yang tertutup dengan atap agar saat hujan, kekeringan taman dapat tetap terjaga karena tidak terkena terpaan air. Namun untuk hasil yang lebih maksimal, jangan letakkan taman kering anda di halaman depan rumah, karena sifatnya yang tidak menyerap polutan maupun banyak menghasilkan oksigen. Untuk perawatannya, cukup semprot tanaman dengan air yang bertekanan tinggi agar lumut pada batu dapat terbuang.

 

Sumber: Housing Estate

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel