212 Jum'at, 26 September 2014 | 03:04:42

Ruang Makan Terbuka? Mengapa Tidak!

ruang-makan-terbuka-mengapa-tidakGoogle Image

Desain interior maupun eskterior semakin berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi serta perubahan gaya hidup. Begitu juga dalam penataan ruangan untuk hunian. Jika dulu sudah “kodrat”nya bagi ruang makanan untuk berada di dalam ruang rumah, di dekat dapur, kini konsep ruang terbuka juga sudah mulai diterapkan.

Selain sebagai ruang makan, peletakkan ruangan yang satu ini di luar rumah juga dapat membuat ruang makan anda berfungsi untuk pelepas penat setelah bekerja seharian di ruang yang tertutup. Acara makan-makan bersama keluarga juga lebih rileks dan menyatu karena bersentuhan langsung dengan alam sekitar dan udara yang segar.

Selain itu, penempatan di luar ruangan juga dapat meningkat fungsi ruang makan sebagai tempat untuk berkumpul-kumpul dan bersenda gurau. Sambil menikmati hidangan yang telah tersedia, menjamu tamu dan mengobrol tentunya menjadi lebhih santai.

Namun, tidak semua orang bisa menerapkan konsep ruang makan diluar rumah. Butuh pemikiran yang ekstra matang sebelum anda memutuskan untuk membuat konsep ruang makan terbuka di dalam hunian anda. Dari mulai ketersediaan lahan, efek pada furnitur, hingga biaya yang harus anda keluarkan.

Baiknya, pikirkan dulu konsep ruang makan terbuka seperti apa yang anda ingin terapkan, sesuaikan dengan luas lahan yang anda miliki, serta biaya ekstra yang keluar untuk jenis perabotan seperti meja dan kursi makan yang tahan dengan paparan langsung sinar matahari.

 

Sumber: Idea Online

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Artikel