182 Senin, 18 Agustus 2014 | 03:38:31

Alasan Orang Lebih Memilih Lift Ketimbang Tangga

alasan-orang-lebih-memilih-lift-ketimbang-tangga1 Pretty Brown Girl

Biasanya, para pegawai yang bekerja di gedung bertingkat dengan jumlah tingkat yang banyak akan lebih memilih menggunakan lift ketimbang tangga, meskipun mereka sadar bahwa naik-turun tangga jauh lebih sehat daripada naik lift. Mengapa?

Beberapa mungkin menjawab dengan alasan hemat waktu, hemat tenaga dan lain sebagainya. Namun apakah itu merupakan satu-satunya alasan? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Tennessee di Knoxville, AS, telah membuktikan bahwa ada alasan lain dibalik lebih banyaknya “fans” lift jika dibandingkan dengan tangga.

Bukan, malas ternyata bukan alasan banyak dari mereka memilih untuk menggunkaan lift. Di dalam penelitian yang melibatkan tiga gedung dengan sistem tata letak tangga dan lift yang berbeda ini, pertanyaanpun telah terjawab. Di gedung pertama, terdapat empat jejer lift di tengah-tengah bangunan dengan akses terbuka, dan tangga darurat yang “bersembunyi” di balik pintu besi yang gelap. Sementara di dua gedung lainnya, tangga diletakkan ditengah-tengah bangunan, dan lift yang justru disembunyikan di lokasi yang memojok.

asilnya sangat menarik! Gedung-gedung dengan tangga berada di tengah-tengah ruang memiliki lebih banyak jumlah pegawai yang menggunakannya ketimbang menggunakan lift. Sedangkan gedung dengan lift yang diletakkan di tengah-tengah ruangan akan memiliki pegawai yang lebih “malas” naik tangga.

Rupanya, tata letak tangga memiliki peranan yang cukup besar. Dengan estetika yang lebih menarik, lebih banyak pula orang yang memilih tangga dibanding lift. Hasil penelitian yang sama juga didapatkan oleh UT-Knoxville. Tim pimpinan David Besset ini juga turut mengobservasi penggunaan lift dan tangga di sebuah gedung bertingkat.

Namun fokus penelitian mereka lebih ke pada penggunaan tangga di area tertutup dan terbuka. Dengan lokasi terbuka, penerangan cukup, dan dekorasi menyenangkan, tangga lebih banyak digunakan. Sedangkan tangga di lokasi tertutup, penerangan yang kurang, serta kurangnya dekorasi membuat orang lebih memilih lift meskipun sempit dan tidak dapat menampung banyak orang sekaligus.

“Banyak gedung di AS yang menempatkan tangga di balik pintu darurat dengan penerangan minim dan desain yang tidak menarik, “ jelas para peneliti.

“Desain inilah yang mengurangi angka pegawai yang menggunakan tangga. Banyak yang langsung memilih lift setelah melihat kondisi tangga tersebut. Namun keadaan akan berbeda jika tangga dibuat lebar dan diletakkan di tengah ruangan. Pegawai yang memilih untuk menggunakan tangga menjadi lebih banyak,” imbuhnya.

 

Sumber: Fast Co Design

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel