296 Jum'at, 18 Juli 2014 | 03:52:10

Asah Otak Anak dengan Permainan Konstruksi

asah-otak-anak-dengan-permainan-konstruksiSPD Foundation

Tahukah anda, kalau ternyata kebanyakan dari pembelajaran untuk ketrampilan motorik halus anak anda justru berasal dari permainannya sehari-hari? Ya, salah satu permainan yang memancing perkembangan motorik halus adalah permainan konstruksi.

Permainan konstruksi atau bahasa lainnya “tukang-tukangan” ini, memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda dengan puzzle maupun balok susun. Di permainan ini, si kecil tidak hanya terlatih motoriknya, namun juga kreatifitasnya. Permainan ini biasanya terdiri dari badan-badan balok yang dapat disambung di bagian atas dan bawahnya sehingga jika disusun sedemikan rupa, dapat menjadi bentuk yang diinginkan.

Jika si kecil masih di dalam kelompok usia balita, anda tetap dapat membelikannya mainan konstruksi dengan ukuran yang lebih besar dan bahan yang sesuai dengan umurnya. Bahan mainan konstruksi untuk anak-anak besar memiliki bahan yang lebih keras dan ukuran yang terkadang sangat kecil sehingga berbahaya jika tertelan.

Ternyata, jenis permainan ini tidak hanya melatih kreatifitas dan motorik si kecil, namun juga dapat menjadi sarana dimana anda dapat melatih anak anda rasa tanggung jawab dan koordinasi sejak dini, dengan membereskan mainannya dan memasukannya kembali ke dalam kotak untuk disimpan setelah dimainkan agar tidak berantakan.

Namun, bukan berarti anda boleh untuk tidak mengawasi si kecil bermain, ya. Pengawasan tetap diperlukan, dari mulai saat ia mulai bermain, sampai saat si kecil hendak membereskan. Baiknya, mainan konstruksi tersebut disimpan di dalam wadah yang terpisah dari mainan jenis lainnya. Selain agar tidak berantakan, cara ini juga agar balok-balok konstruksi tidak mudah hilang dan terselip.

Contohkanlah cara bermain dan memasang balok-balok dengan tepat dan benar agar si kecil dapat bermain dengan aman dan menikmati sisi menyenangkan dari membangun “gedung”nya sendiri. Variasi cara memaikannya pun beragam. Anda dapat berpura-pura meminta jasa si kecil untuk membetulkan rumah, atau sekedar memberikan ide bentuk bangunan seperti apa yang akan dibangun nantinya dengan balok-balok tersebut.

Tidak hanya untuk anak laki-laki, permainan konstruksi ini juga cocok loh untuk anak perempuan. Bagaimana, tertarik mencoba bermain permainan ini dengan si kecil tersayang?

 

Sumber: Ayah Bunda

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel