146 Rabu, 16 Juli 2014 | 02:47:21

Mengatasi Sariawan Menurut Para Ahli

mengatasi-sariawan-menurut-para-ahliAponet DE

Banyak yang bilang bahwa muncuknya sariawan merupakan pertanda bahwa tubuh anda sedang mengalami kekurangan vitamin C. Namun, tahukah anda kalau pemicu sariawan bukan hanya melulu vitamin C? Sariawan juga dapat muncul karena sebab lainnya, yang diantaranya adalah karena munculnya trauma seperti tergigit atau adanya luka rongga mulut, atau karena kurangnya asupan gizi.

Berikut merupakan saran dari para pakar tentang bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi sariawan yang sudah terlanjur muncul. Pastinya anda ingin agar mulut anda terbebas dari nyerinya sariawan, kan? Yuk, kita simak ulasannya!

Saran dokter gigi
Drg. Linus Boekitwetan, M. Kes (Ort) menjelaskan kalau sariawan, atau yang juga bisa disebut sebagai SAR (apthtousa rekuren), adalah luka yang terdapat di dalam rongga mulut, dan merupakan penyakit yang lazim untuk ditemui. Meskipun penyebab utamanya masih belum diketahui, ada beberapa faktor yang merangsang munculnya sariawan di mulut kita. Contohnya, luka akibat tergigit, masalah hormon, kurangnya imunitas tubuh pada bakteri, dan lain-lain.

Drg. Linus menyarankan untuk rutin menggunakan obat kumur dengan kandungan topical kortikosteroid atau clorhexidine gluconate setiap habis menggosok gigi. Hal ini merupakan salah satu upaya agar sariawan yang telah muncul lebih cepat sembuh. Selain obat kumur, jenis obat salep juga disarankan untuk diaplikasikan agar rasa nyeri yang muncul mereda.

Sarah ahli herbal
Mochtar Wijayakusuma, seorang ahli obat tradisional Cina menjelaskan bahwa tidak hanya di bibir, sariawan juga dapat timbul di lidah, bagian dalam pipi, gusi, bahkan langit-langit mulut. Tapi langit-langit mulut kan tidak mungkin luka karena tergigit, kok bisa?

Ternyata, selain kurangnya asupan vitamin C, sariawan juga dapat muncul akibat unsur vitamin B12 dan zat besi di dalam tubuh kita tidak cukup. Selain itu, kebersihan mulut juga menentukan, karena semakin banyak virus dan bakteri yang bercokol di dalam mulut kita, semakin mudah rongga mulut terinfeksi jika ada goresan kecil sekalipun.

Hati-hati, alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam obat kumur dan pasta gigi juga dapat menjadi salah satu pemicunya, loh! Wah, banyak ya. Jadi harus bagaimana, dong? Mochtar Wijayakusuma menyarankan untuk meminum ramuan herbal alami untuk mengobati sariawan yang sudah terlanjur muncul.

Ramuan tersebut merupakan camburan dari tomat, madu, lemon, dan kiwi. Cara membuatnya juga cukup mudah, yaitu dengan mengupas kiwi dan tomat dari kulitnya, dan masukkan ke dalam blender hingga cair. Sesudahnya, anda dapat menambahkan jus anda dengan perasan dari setengah buah lemon dan madu sesuai selera. Blender lagi ramuan tersebut dan konsumsi sebanyak tiga kali dalam sehari.

Saran ahli gizi
Yusnalaini Y. Mukawi, MSc., seorang ahli gizi dari Poli Klinik Gizi RSPAD Gatot Subroto menjelaskan bahwa dapat dipastikan, anggapan kalau sariawan muncul karena menyantap makanan tertentu adalah salah. Kurangnya asupan nutrisilah yang ternyata juga memicu munculnya sariawan di dalam rongga mulut, terutama vitamin C dan B12.

Kandungan nutrisi tersebut dapat anda penuhi dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang berwarna kuning, seperti berry, delima, atau jeruk, contohnya. Penuhi kebutuhan nutrisi anda untuk mencegah sariawan muncul, minimal konsumsi 60mg vitamin C setiap harinya. Selain itu, lengkapi juga kebutuhan nutrisi lainnya dengan mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan setiap hari.

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel