110 Rabu, 02 Juli 2014 | 02:51:44

5 Salah Asumsi Bahaya soal Rumah

5-salah-asumsi-bahaya-soal-rumahGoogle Image

Siapa sangka, ternyata tidakan berasumsi yang terdengar sepele itu berbahaya, apalagi jika menyangkut rumah tempat tinggal anda. Jika anda sembarangan berasumsi, bisa-bisa anda mendapatkan banyak kerugian. Kok bisa begitu? Yuk, kita simak pembahasan lebih lanjut tentang salah asumsi yang dapat berbuntut bahaya. Lebih baik segera evaluasi sejak dini, daripada harus kehilangan aset anda, kan?

 

Bisa kok, dikerjakan sendiri

Salah asumsi yang paling umum dilakukan oleh pemilik rumah adalah merasa bahwa segalanya dapat dibuat, dipasang atau dikerjakan sendiri. Padahal sebenarnya ada beberapa hal yang lebih baik meminta tenaga ahli untuk membantu mengerjakannya. Seperti pemasangan listrik dan ledeng misalnya. Tidak hanya merepotkan, namun pemasangan yang “sok tahu” akan berbuntut bahaya pada anda, keluarga, baik secara fisik maupun finansial.

 

Ngapain beli alat kebakaran?

Salah asumsi berikutnya adalah menyepelekan bahaya kebakaran. Menurut laporan yang ditulis oleh Brightnest, sebanyak 400.000 unit rumah terbakar di Amerika Serikat tahun lalu. Kerugiannya diperkirakan mencapai 8,5 miliar dolar AS, jumlah yang tentunya tidak murah, kan? Maka dari itu, jangan sekali-sekali menyepelekan bahaya kebakaran. Belilah alat pemadam kebakaran dan letakkan di ruang utama rumah anda dan di garasi. Pastikan alat itu dapat bekerja dengan baik. Bila perlu, sediakan juga alarm asap yang dicek secara berkala.

 

Cuma bocor sedikit kok

Salah asumsi yang ketiga adalah dengan menyepelekan masah-masalah kecil seperti kebocoran ledeng dan air toilet. Padahal, jika kebocoran dibiarkan untuk jangka waktu yang panjang, dapat berakibat kerusakan yang dapat menghabiskan biaya yang tentunya tidak sedikit.

 

Beli yang mahal saja, sudah pasti bagus

Salah asumsi berikutnya adalah dengan beranggapan bahwa semakin mahal sebuah barang, maka semakin bagus kualitasnya. Nyatanya, banyak produk yang menjual dengan harga mahal dengan kualitas standard karena merknya yang sudah terkenal, dan banyak pula merk lain yang menawarkan harga yang terjangkau untuk kualitas yang tidak mengecewakan.

 

Buka jendela sedikit tidak apa-apa, lah

Salah asumsi yang terakhir adalah dengan membiarkan pintu atau jendela anda terbuka saat AC atau pendingin ruangan sedang dinyalakan. Dengan terbukanya celah antara ruang dalam dengan ruang luar rumah anda, kinerja AC ruangan anda akan lebih berat karena udara dingin yang terus menerus keluar. Selain listrik yang mahal, AC anda juga bisa-bisa menjadi cepat rusak.

 

Sumber:

Brightnest

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel