55 Jum'at, 27 Juni 2014 | 01:33:14

Biasakan Anak Tidur Sendiri

biasakan-anak-tidur-sendiriAdvanced Kare AU

David Palmitter, Ph.D, seorang professor Psikologi dari Marywood University di Scranton, Amerika, mengungkapkan pendapatnya soal pembiasaan anak untuk tidur sendiri sejak dini, “Jika di usia di atas lima tahun, anak anda masih ingin sesekali tidur bersama orangtuanya saat sedang ingin bermanja-manja atau karena mimpi buruk, sebenarnya ini bukanlah masalah,“ Jika anan tidak ingin tidur sendiri karena tidak berani dank arena memang tidak mau, itu baru masalah.


Padahal, membiasakan anak anda untuk tidur sendiri telah terbukti dapat mengembangkan kemandirian. Selain itu, privasi yang dibutuhkan baik oleh anak maupun orangtua juga dapat terjaga. Berikut merupakan beberapa tahap yang anda dapat lakukan agar anak anda berani tidur sendiri:

Alasan
Tanyakan kepada anak anda alasan mengapa ia tidak berani tidur sendiri. Jika monster dan hantu adalah alasannya, mulai ajari ia bahwa monster dan hantu bersifat irasional dan mereka hanya muncul dari imajinasi saja.

Suasana kamar
Sebelum anda membiarkan anak anda tidur sendiri, pastikan suasana kamarnya cukup aman dan nyaman. Mungkin anak anda tidak dapat tidur karena banyak kamar terlalu hening, gelap, jadi berkesan menakutkan. Sebelum anda membiarkannya telelap, anda dapat menyetel music klasik pengantar tidur dan menggunakan lampu tidur dengan cahaya temaram agar anak dapat lebih rileks.

Ritual sebelum tidur
Cipatakan dan mulailah ritual yang menyenangkan untuk anak anda sebelum tidur, seperti membacakan dongeng atau menyanyikan lagu pengantar tidur. Anda juga dapat menggunakan boneka kesayangan atau mainan kesukaannya yang tidak berbahaya untuk menemaninya tidur di atas kasur.

Ajarkan privasi
Jelaskan kepada anak anda bahwa privasi itu penting, baik untuk anda maupun anak anda. Dengan begini, walaupun ia mungkin belum paham betul makna privasi dengan baik, namun anda sudah mengajarkan anak anda sejak dini bahwa setiap orang perlu untuk memiliki waktu untuk dirinya sendiri.


Sumber: Parenting ID

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel