140 Kamis, 05 Juni 2014 | 12:33:26

Wallpaper Vs Cat Dinding

wallpaper-vs-cat-dinding

Dinding merupakan bagian yang tak terpisahkan dari rumah. Dinding juga merupakan salah satu bagian yang harus di dandani agar rumah tampak apik. Ada berbagai cara untuk mendandani dinding. Penggunaan wallpaper dan cat dinding merupakan cara yang sering dipakai untuk mendandani dinding.

Disarankan untuk mengenali kelebihan dan kekurangan dari masing-masing material agar tak berujung penyesalan di kemudian hari. Berikut perbandingan antara wallpaper dan cat dinding.

Harga
Besarnya luas bidang yang ingin di dandani menjadi faktor utama yang menentukan harga. Harga cat dihitung per kaleng sedangkan wallpaper dihitung per roll. Umumnya harga wallpaper lebih mahal dibandingkan cat.

Variasi
Ada banyak macam variasi corak dan warna pada wallpaper. Sedangkan pada cat, variasi warna dapat di dapat dari mencampurkan beberapa warna.  Campuran warna unik ini tentu saja tidak bisa didapatkan dari wallpaper.

Waktu
Pengaplikasian cat dinding jauh membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan wallpaper. Ini karena dinding harus benar-benar bersih sebelum proses pengecatan. Beda halnya dengan wallpaper, cukup menempelkan wallpaper pada bidang yang diinginkan dengan perekat khusus dan dinding akan terlihat berbeda.

Keawetan
Cat dinding hanya mampu bertahan maksimal 3 tahun sedangkan wallpaper bisa bertahan maksimal 10 tahun. Dalam hal ini jelas wallpaper lebih unggul.

Sumber : Peluang Properti

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel