68 Rabu, 14 Mei 2014 | 02:04:52

Gunakan Material Alami di Rumah

gunakan-material-alami-di-rumah

Gerakan Go Green yang kini  sedang menjadi trend, dapat diaplikasikan dari rumah. Tidak hanya dengan mendesain rumah dengan konsep go green , Anda juga bisa menggunakan material alami sebaga salah satu penyusun rumah. Ada berbagai macam material alami yang dapat Anda aplikasikan dalam rumah, diantaranya adalah

Bambu
Bambu rupanya tidak hanya terkenal sebagai pemanis ruangan namun juga dapat Anda aplikasikan sebagai unsur penyusun rumah. Natalie Freidberg, konsultan bangunan hijau berbasis di Los Angeles, menyarankan untuk selalu berhati-hati dalam memilih produk ini. Sebisa mungkin hindari produk yang dibuat dengan formaldehida dalam lem. Disarankan untuk tidak tergiur dengan harga yang murah.  Merek-merek yang sudah diakui pasti memiliki sertifikasi produk.

"Juga, pastikan papan lantai memiliki sedikit kemiringan di tepian meski hanya beberapa milimeter, karena jika tidak, tepi bisa sangat tajam," papar Freidberg.

Gabus
Gabus merupakan pilihan tepat untuk dijadikan alas kaki. Hindari produk gabus murah, karena besar kemungkinannya dibuat dengan  racun, lem formaldehida. Ketahanan gabus dipuji Freidberg.

"Anda bisa berdiri di atasnya dengan sepatu hak tinggi dan akan membuat lubang, dan dalam 24 jam lubang itu akan hilang." katanya.

Inilah yang menyebabkan gabus yang sudah usianya berabad-abad  dikenakan pajak super tinggi di Spanyol dan Portugal.

Linoleum alami
Linoleum terbuat dari minyak biji rami, tepung kayu, dan goni alami dan tersedia dalam bentuk lembaran maupun ubin.  Biaya pemasangan ubin lebih murah dibandingkan dengan lembaran.

"Ubin lebih mudah untuk dipasang, dan merupakan lantai yang mengambang sehingga tidak perlu dipaku atau dilem. Mereka hanya direkatkan bersama." ujarnya.

Umumnya Linoleum memang tidak tahan air namun lapisannya dapat disegel dengan lapisan kedap air. Linoleum bukan hanya dipilih karena memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan penyebab alergi umum  namun juga perawatannya  yang mudah, tahan lama, dan mudah didaur ulang.

Kayu
Material kayu paling banyak diaplikasikan dalam rumah.  Kayu akan memberi  kesan unik pada tampilan rumah. Apalagi kayu reklamasi (kayu bekas yang didaur ulang).

"Kayu memiliki banyak karakter, kadang-kadang terdapat lubang paku dan retak.  Cacat adalah umum ditemui pada kayu, namun juga merupakan bagian dari keindahan, selain itu Anda bisa mendapatkan papan yang lebar yang tidak bisa Anda dapatkan pada kayu baru. Kadang-kadang gandum cukup spektakuler dan Anda tidak bisa menemukannya pada pohon-pohon muda." kata Freidberg.

Sumber :  Natural Home

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel