234 Jum'at, 09 Mei 2014 | 11:33:40

Akali Penggunaan Sudut dan Ruang Tak Terpakai

akali-penggunaan-sudut-dan-ruang-tak-terpakai

Tanpa anda sadari, ada banyak sekali sudut dan ruang tak terpakai di rumah anda, mulai dari bawah tangga, sudut-sudut kecil di ruangan, sampai kamar tidur si kecil yang sudah tidak ditiduri lagi. Ayo simak tips dari sang ahli interior Shaynna Blaze, sebelum tempat-tempat tadi jadi sarang debu!

Sudut-sudut dan ruangan yang tak terpakai bisa saja digunakan sebagai gudang penyimpanan, sesuatu yang tidak aneh jika saja lokasinya bukan di tempat yang terbuka untuk dilihat para tamu. Tapi dengan sedikit sentuhan kreatifitas, sudut-sudut dan ruangan tersebut bisa menjadi sesuatu yang jauh lebih berguna. Kamar tidur si kecil yang sudah tidak dipakai, contohnya, bisa anda ‘sulap’ menjadi ruang ganti anda.

Banyaknya pekerjaan yang mau-tak-mau harus dibawa ke rumah, menjadikan keberadaan ruang kerja menjadi penting. Tenang, anda tidak perlu mengorbakan salah satu ruangan anda. Cukup gunakan sudut kecil di ruang keluarga anda, beberapa sudut akan sangat cocok untuk mejadi ruang kerja.

Jika anda tetap ingin memakainya sebagai gudang penyimpanan, gunakanlah rak agar kerapihan ruangan tetap terjaga. Cara ini juga akan memudahkan anda untuk mencari kembali barang yang telah lama anda simpan.

Jadi lihatlah sekeliling anda dan gunakan kreatifitas anda! Siapa tahu, ruangan kecil dibawah tangga dapat menjadi ruang kerja baru bagi anda.

Sumber: Lifestyle AU

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel