104 Rabu, 30 April 2014 | 12:18:10

Kenali AC Hemat Listrik

kenali-ac-hemat-listrik

Pengunaan pendingin udara tidak lagi menjadi gaya hidup melainkan suatu kebutuhan. Pengunaan Air Conditioner (AC) menjadi salah satu contohnya. Umumnya penggunaan AC membutuhkan daya yang besar sehingga berpengaruh pada melonjaknya biaya listrik Anda.   Untuk itulah sangat disarankan untuk memilih AC yang hemat listrik.

Anda harus mengenali arti dari AC hemat listrik itu sendiri.  AC hemat energi memiliki angka energy efficiency ratio (EER)  di atas 12.

EER (satuan Btu/Wh) merupakan nilai efisensi AC  yang didapat dari perbandingan antara kapasitas pendinginan( satuan Btu/jam atau Btu/h ) dan konsumsi daya ( satuan watt (W) ). Makin tinggi nilai EER . makin hemat energi AC tersebut.

Hal ini menegaskan bahwa tidak semua AC hemat energy mempunyai watt yang rendah.  AC dengan watt rendah akan lebih lama menyejukkan udara di ruangan ketimbang AC dengan watt lebih tinggi dalam ukuran yang berukuran sama.

Sayangnya angka cofficient of performance (COP), dalam satuan W/W,  yang lebih sering dicantumkan oleh para produsen AC ketimbang angka EER.

Nilai EER atau COP tidak semua berstandarisasi.  Banyak hal yang bisa mempengaruhi nilai seperti perbedaan konfigurasi ruangan, temperatur dalam dan luar ruangan, cara pengambilan data, dan faktor-faktor eksternal lainnya di luar AC.  Nilai EER atau COP pada AC inverter yang konsumsi dayanya dinamis merupakan yang paling terpengaruh oleh hal tersebut.

Sumber : Intisari

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel