22 Jum'at, 21 Maret 2014 | 10:30:16

Emosi Anda Bergantung Pada Warna Kamar

emosi-anda-bergantung-pada-warna-kamar

Memilih warna kamar tidur seolah tampak seperti perkara mudah. Apa sulitnya memilih satu warna, memolesnya, dan kemudian hidup di dalam ruangan dengan warna yang sudah Anda pilih tersebut? Namun ternyata, pilihan warna akan mempengaruhi kualitas hidup Anda. Masing-masing warna punya kemampuan menstimulasi efek tertentu pada penghuni ruangan.

Sebagai contoh, warna-warna yang cenderung "hangat" akan tampil lebih aktif. Warna ini cenderung memiliki efek stimulan bagi orang yang ada di ruangan berwarna hangat. Sementara itu, warna-warna yang terkesan "dingin" seperti biru, hijau, biru keunguan, dan sebagian besar kelompok warna abu-abu lebih memberikan efek menenangkan.

Jika tidak menyukai warna "dingin", warna-warna yang terkesan "hangat" pun bisa Anda pilih. Namun, sebaiknya gunakan nuansa yang lebih lembut. Misalnya, warna kuning atau merah muda. Warna-warna ini bisa memberikan efek menenangkan.

Desainer interior Brian Patrick Flynn punya mendapatnya sendiri mengenai cat atau warna di dalam kamar tidur.

"Untuk kamar tidur yang terkesan seksi atau romantis," ujar Flynn,

"Saya suka menetapkan diri pada warna gelap seperti zaitun, ungu tua, biru navy, atau warna arang. Bagi klien yang tertarik dengan kamar tenang dan damai, saya dengan cepat menyarankan warna abu-abu kebiruan, seperti Krypton dari Sherwin-Williams, kehijauan, atau melapisi seluruh ruangan dengan warna putih, berikut furnitur dan seprainya."

Satu-satunya pilihan yang tidak akan dibuat oleh Flynn adalah penggunaan warna-warna tinggi energi, seperti hijau terang, merah menyala, merah gelap, atau warna-warna tropis.

Desainer lain, Kimberly Ayres, tampaknya punya pilihan yang lebih nyaman bagi mata perempuan. Ayres memilih warna-warna terang dan menyenangkan, seperti warna hijau telur asin, krem, dan putih.

"Di dalam kamar tidur, saya suka kamar yang damai namun membahagiakan. Cobalah gunakan kombinasi halus, seperti hijau telur asin, warna champagne, dan kemudian campurkan dengan pola segar," ujarnya.

Terakhir, desainer Grant K. Gibson sependapat dengan Ayres. Gibson menganjurkan Anda memilih warna-warna sederhana, abadi, dan klasik.

"Saya suka menjaga agar warna kamar tidur sederhana, abadi, dan klasik. Dengan menjaga agar barang-barang tetap netral, Anda akan menghindari tren dan tetap bisa bersenang-senang dengan barang lain, seperti seprai bantal, meja sisi tempat tidur, dan lampu. Menambahkan ledakan warna untuk suasana lebih meriah. "

Editor                  : Hilda B Alexander
Sumber               : Kompas
Sumber Gambar : Domaine

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel