201 Rabu, 19 Maret 2014 | 10:59:06

Bangun Rumah Pintar Sendiri Sesuai Kebutuhan

bangun-rumah-pintar-sendiri-sesuai-kebutuhan

Dua puluh atau bahkan sepuluh tahun yang lalu, smart home hanya menjadi konsumsi anak-anak di film, komik, dan cerita fiksi ilmiah. Bagaimana mungkin, hanya dengan menekan sebuah tombol atau bahkan menepuk tangan, lampu, televisi, dan pendingin udara di dalam rumah akan menyala, dan gorden menutup?Seiring kemajuan teknologi, kini smart home atau rumah pintar bukan lagi impian. Anda sendiri bisa memilikinya tanpa perlu meminjam teknologi dari tokoh kartun.

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda perlu kenal dengan istilah smart home. Menurut Kamus Bahasa Inggris Oxford, definisi smart home adalah sebuah rumah yang "dipersenjatai" dengan pencahayaan, pemanas, dan barang-barang elektronik. Semua unsur tersebut bisa dikendalikan dengan telepon cerdas (smartphone) atau komputer.

Sistem rumah pintar atau smart home kini sudah bisa Anda adaptasi dan kembangkan sendiri. Tapi tunggu dulu, saat ini tidak perlu membayangkan rumah Anda bisa terbang atau salah satunya ruangnya bisa berfungsi seperti TARDIS. Anda hanya perlu mengetahui kebutuhan dan menyesuaikannya dengan teknologi terkini.

Rumah-rumah pintar yang kini tersedia di seluruh dunia umumnya memiliki beberapa "paket", misalnya satu sistem terpusat untuk menyalakan dan memadamkan lampu di beberapa ruang. Sistem tersebut juga membuat penghuni rumah bisa menyetel mood (emosi) tertentu dengan pengaturan cahaya. Anda juga bisa memprogram lampu menyala dan padam secara otomatis mengikuti "pergerakan" sinar matahari.

Ada pula termostat yang sudah disesuaikan agar Anda tidak perlu lagi menyetel pendingin atau penghangat ruangan secara manual. Termostat yang sudah terkomputerisasi tersebut akan memadamkan pendingin udara ketika cuaca sejuk, atau sebaliknya. Pengendali temperatur kolam renang, serta alarm pencuri dan alarm keadaan darurat juga bisa dipasang di setiap rumah.

Dave Pedigo, Direktur Teknologi Senior Custom Electronic Design & Installation Association (CEDIA)  mengatakan, apa pun bisa Anda lakukan dengan sistem ini.

"Anda bisa dengan cukup mudah menempatkan sensor tekan dalam lemari es dan mengetahui berapa banyak susu yang masih tersedia, kemudian sensor akan mengirim surel berisi amaran bahwa Anda butuh membeli susu," ujar Pedigo.

Anda bisa mulai dengan memasang sistem pintar untuk keamanan rumah. Kunci, alarm, kamera, termasuk sensor untuk pencahayaan kini sudah tersedia. Ada pula sistem yang langsung terhubung dengan ponsel berbasis iOS atau Android. Dengan cara ini, jika dalam kondisi darurat, Anda dan petugas yang berwenang akan langsung diberi tahu agar bisa segera bertindak. Memasang sistem keamanan seperti ini relatif murah. Di pusat-pusat elektronik maupun perkakas rumah tangga sudah tersedia satu paket kamera pengawas, lengkap dengan piranti lunak dan monitornya.

Jika keamanan bukan prioritas utama, atau Anda merasa kompleks perumahan sudah cukup aman, bisa menggunakan sistem pintar untuk keperluan lain. Lampu dan pendingin udara bisa Anda integrasikan dengan sistem pintar ini.

Selanjutnya, Anda bisa juga menggunakan teknologi ini untuk keperluan hiburan. Televisi, home video bisa diintegrasikan dan dikendalikan dengan menggunakan ponsel. Bahkan Anda juga bisa mengendalikan gorden agar lebih nyaman menikmati tayangan televisi.

Tak cukup di situ, bila Anda juga membutuhkan siaran dan akses internet, tak perlu pusing. Pasalnya, sudah banyak vendor telekomunikasi yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat  dengan paket menarik.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) contohnya. Tahun lalu, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan ISPI Group, Telkom menawarkan para pemilik rumah untuk dapat merasakan kecanggihan teknologi.

Teknologi yang ditawarkan memungkinkan para pemilik rumah dalam proyek garapan ISPI Group menikmati fitur teknologi paling mutakhir.

"Perumahan ini kami lengkapi dengan Indihome, produk Triple Play. Setiap rumah harus menjadi smart home," ujar Herlan Wijanarko,  GM Telkom Bekasi .

Lewat produk ini, masyarakat bisa menikmati kebutuhan internet, tayangan televisi, dan telepon secara bersamaan.

"Kami ingin tiap rumah harus menjadi rumah pintar. Kebutuhan dasar, internet, harus balance dengan edutaiment," tandas Herlan.

Perlu diketahui, Triple play merupakan salah satu produk inovasi Telkom yang menggabungkan layanan IP phone, internet dan IPTV (Yes TV) dalam satu saluran melalui kabel fiber optic yang sama ke rumah pelanggan. Dengan produk ini, pelanggan dapat menggunakan ketiga layanan tersebut dalam waktu bersamaan tanpa harus mematikan salah satunya.


Editor    : Hilda B Alexander
Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel