106 Kamis, 13 Maret 2014 | 10:03:46

Keliling Dunia ala Restoran 'Sana Sini'

keliling-dunia-ala-restoran-sana-sini

Empat restoran dalam satu tempat, inilah konsep terbaru yang diusung restoran paling anyar di Hotel Pullman Jakarta. “Sana Sini” adalah tempat yang tepat bagi Anda yang ingin berkeliling dunia lewat indera pencecap. Pilihan prasmanan untuk makan siang dan malam berasal dari empat restoran mini yang menyajikan menu khas China, Jepang, Barat, dan Indonesia. Juga ada toko kue yang menyajikan aneka jajanan lokal, kue-kue barat serta sorbet segar ala rumah sendiri yang menggiurkan.

Setiap sisi prasmanan ditata dengan dekorasi dengan peralatan makan yang unik. Bahkan tempat gula pun disesuaikan dengan jenis makanan yang disajikan. Ketika Anda berada di sini, Anda seperti punya tanda masuk khusus untuk berpindah di antara empat restoran yang ada.

Restoran ini terletak di lantai dasar Hotel Pullman Jakarta. Dikelilingi lantai dan langit-langit kaca, tempat ini dipenuhi pencahayaan natural. Setiap restoran mini di sini menerapkan konsep dapur terbuka. Pengunjung bisa melihat langsung bagaimana hidangan disiapkan sembari melihat kepiawaian koki beraksi.

Pengunjung pun bisa berbincang langsung dengan koki tentang hidangan yang disiapkan. Konsep terbuka ini menciptakan suasana yang sangat hidup. Tetapi apakah koki merasa terganggu?

“Tidak. Kami bekerja dengan standar kebersihan yang tinggi. Adanya orang-orang yang melihat kami bekerja jadi pengingat bagi para koki untuk terus mempertahankan standar,” kata Stephane Duguet-Lesvignes, Director of Food & Beverages Pullman Jakarta.

Setiap area restoran ini dipimpin oleh koki andal dari luar negeri. Total ada 6 koki internasional yang berasal dari Perancis, China, Belgia, dan Amerika. Serta dua koki asal Jepang yang bekerja berdampingan dengan koki terkemuka Indonesia.

Executive Chef “Sana Sini” adalah Frank Yannick Ziegler, yang berasal dari pedesaan di utara timur Perancis. Kecintaannya pada makanan sangat menular dan dia tak segan menghabiskan berjam-jam untuk menjelaskan berbagai makanan yang disajikan.

“Saya berasal dari kota yang berpenduduk seribu orang di pedesaan Perancis, di mana anggur dijual di rumah-rumah dan semua orang membuat makanan dengan penuh cinta, memanfaatkan produk lokal yang sangat segar. Kami mencoba mendapatkan sebanyak mungkin sumber pangan lokal, terutama untuk buah-buahan yang luar biasa di Indonesia,” kata Frank.

Stephane juga sangat bersemangat dengan rencana pembuatan kebun rempah-rempah di dalam restoran.

“Nantinya kami ingin menaruh pot rempah-rempah ini di penjuru restoran dan pengunjung bisa memetik rempah mereka sendiri,” kata Stephane.

Begitu Anda tiba di Sana Sini, Anda akan disajikan dengan satu keranjang roti gandum berisi kacang walnut, kismis dan zaitun hitam yang keharumannya merebak seperti baru keluar dari oven nenek Anda.

“Hotel ini memiliki warisan dari Jepang dan dikenal luas antar generasi dengan menu makanan Jepang yang luar biasa lezat,” kata Philippe Le Bourhis, General Manager Pullman Jakarta.

Menurut dia, warisan ini tidak diabaikan ketika renovasi dilakukan dan makanan Jepang mendapat tempat terhormat di restoran Sana Sini. Di bagian prasmanan makanan Cina, salah satu koki tengah menyiapkan mi buatan sendiri sementara yang lainnya tengah mengiris bebek panggang dengan sangat hati-hati.

Juga ada mapo tahu untuk mereka yang vegetarian dan area mi yang baru saja rampung dibuat. Di area makanan Indonesia, Anda akan disambut dengan aneka kaleng kerupuk yang berwarna-warni. Makanan yang jadi bintang di sini datang dari kios sate.

“Seperti di pinggir jalan, tapi di sini Anda tak perlu khawatir soal kualitas dan kebersihannya. Juga ada aneka rupa sambal yang luar biasa menggugah selera bagi si penyuka pedas,” kata Stephane.

Di area Makanan Barat, Anda akan menemukan daging Australia dengan kualitas terbaik, menu sayuran khas Eropa yang menggugah selera serta pilihan salad yang melimpah. Semuanya disajikan dengan wadah makanan yang terasa seperti Anda tengah berkunjung ke dapur keren milik teman Anda.

Jangan lupa mampir di Makaron Bakeshop! Toko kue di sini pun tetap mempertahankan konsep dapur terbuka di keseluruhan restoran. Frank Ziegler mengatakan, mereka sempat terpikir untuk menutup dapur terbuka di bagian ini, tetapi kata dia,

”Tidak, buka saja, dan biarkan orang melihat kreasi luar biasa yang kita siapkan di sana,” tuturnya.

Ada banyak kreasi yang tercipta di balik dapur, termasuk sebuah kue yang dibuat selama tiga hari yang terdiri dari enam lapisan berbeda yang luar biasa lezat. Ada juga aneka sorbet, termasuk sorbet mangga dengan mangga dari Indonesia, rasberi dan hazelnut kesukaan Frank.

Restoran ini juga menawarkan konsep anggur Vinoteca. Dengan Vinoteca, Anda bisa membeli beberapa jenis anggur dalam gelas dengan teknologi yang memungkinkan anggur bisa tetap segar.

Meski restoran ini berkonsep terbuka dan terang, tempat ini dirancang sedemikian rupa sehingga tidak terlalu berisik ketika seluruh meja terisi penuh. Ada juga pilihan semi-privat dengan sofa.

Penulis    : Ni Luh Made Pertiwi F
Editor      : I Made Asdhiana
Sumber   : Kompas Travel




📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel