97 Senin, 10 Maret 2014 | 10:03:22

Salah Menempatkan Lampu Bikin Istirahat Tidak Maksimal!

salah-menempatkan-lampu-bikin-istirahat-tidak-maksimal

Rasanya, memang mudah membuat pencahayaan di rumah orang Indonesia. Setiap ruangan dalam rumah biasanya hanya memiliki satu lampu dan umumnya, lokasi penempatannya tepat berada di titik pusat plafon. Tapi, walaupun mudah, cara itu tidak membuat ruang dalam rumah Anda tampak cantik. Bahkan, lampu semacam ini membuat istirahat malam Anda tidak maksimal.

Lara Proctor, ahli pencahayaan rumah dari Seattle, Amerika Serikat, punya tips sederhana untuk Anda. Proctor menyarankan Anda untuk menggunakan lapisan-lapisan cahaya yang mampu membangun suasana dalam rumah atau kamar Anda. Gunakan pencahayaan umum, khusus, dan aksen.

Pencahayaan umum adalah lampu yang ada di titik pusat plafon Anda. Lampu gantung, chandelier, bahkan lampu LED bisa menjadi pilihan. Sementara itu, lampu khusus atau task lighting adalah lampu sorot yang bisa memudahkan Anda bekerja, contohnya lampu meja dan lampu gantung di atas meja makan.

Saran terakhir adalah lampu aksen. Lampu aksen bisa berarti lampu tambahan untuk menerangi lukisan, atau lampu yang menyorot sudut ruangan. Lampu-lampu ini bisa menambahkan "drama" dan keindahan dalam rumah Anda.

Kedua, Proctor menyarankan Anda untuk menggunakan kembali "rumah-rumah lampu" tua. Membelinya dari toko barang bekas, toko barang antik, atau memintanya dari orang tua Anda adalah langkah yang tepat. Anda bisa menghemat banyak uang, juga mengurangi produksi limbah. Lakukan beberapa penyesuaian dan perbaikan bila diperlukan.

Barang-barang antik atau barang vintage pun bisa memberikan karakter di rumah Anda. "Rumah lampu" antik yang sudah Anda peroleh tersebut akan menjadi daya tarik utama dalam ruangan. Anda bisa menyesuaikan dekorasi yang cocok dengan lampu tersebut.

Kemudian, usahakan menggunakan dimmer. Menurut Proctor, dimmer mampu menghemat penggunaan listrik dan memperpanjang umur lampu. Namun, perlu diketahui, dimmer tidak berfungsi pada beberapa jenis lampu. Tanyakan dulu pada penjual lampu atau ahli pencahayaan yang menjual produknya pada Anda.

Cobalah terbuka pada berbagai pilihan baru. Saat ini, LED memang jenis lampu paling hemat energi. Namun, tidak mustahil akan ada jenis lampu lain yang lebih hemat dan lebih terang.


Editor    : Latief
Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel