115 Jum'at, 07 Maret 2014 | 05:26:14

Mengenal Gaya Shabby Chic

mengenal-gaya-shabby-chic

Seiring berjalannya waktu, gaya interior terus mengalami perkembangan. Kemunculan gaya-gaya baru menjadi tren dalam dunia desain interior. Salah satunya, gaya shabby chic.

Shabby Chic pertama kali dicetuskan di era tahun 1980-an di Britania Raya. Desain ini terinspirasi dari bangunan-bangunan tua yang ada di pedesaan.

Secara harfiah, shabby chic yang terdiri dari kata shabby dan chic, memiliki arti lusuh dan bergaya. Sebagaimana arti harfiahnya, begitu pula pengertian shabby chic secara umum. Shabby chic juga memiliki istilah lain, yakni Bohemian atau BoHo.

Gaya Shabby Chic merupakan salah satu aliran dalam desain interior yang menitikberatkan pada dekorasi yang dibuat tampak kusam dan unfinished, namun tetap terlihat manis dan cantik.

“Gaya Shabby Chic merupakan turunan dari gaya vintage design, yang fokus pada kesan antik, terlihat termakan waktu, namun tetap stylish dan feminin,” kata Eddy Sardjono, desainer interior dari Downing Street,  Jakarta Selatan.

Bermain dengan warna pastel
Gaya shabby chic kental dengan warna-warna pastel yang lembut. Warna-warna seperti biru, merah muda, hijau, atau bahkan emas sekalipun yang dibuat secara lembut dapat menghiasi ruangan bergaya shabby chic. Warna-warna ini dapat diaplikasikan secara tidak merata pada panel dinding maupun furnitur pengisi ruangan, sehingga kesan unfinished pun dapat terasa muncul di ruangan. Kesan unfinished juga bisa hadir dari tampilan dinding bata yang tidak dilapis semen dan hanya dicat warna putih ataupun pada panel dinding yang dibuat dari papan kayu.

Pernak-pernik usang
Menurut Eddy, untuk pernak-pernik dekorasi ruangan, yang khas dari penataan gaya shabby chic adalah kehadiran furnitur antik berkesan vintage seperti vas bunga antik, gambar lukisan, kain, atau benda-benda lain yang mempunyai nilai seni.

Untuk furnitur, biasanya digunakan furnitur bermaterial kayu yang dicat secara tidak merata agar terlihat usang seperti telah termakan waktu puluhan tahun. Tak jarang pula, furnitur dibuat rusak dengan goresan-goresan. Bahkan Anda dapat memanfaatkan perabot lama di rumah Anda.

Meskipun terkesan usang, interior ruangan Anda tetap tampil cantik. Silakan untuk berkreasi!

Sumber : Tabloid Rumah

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel