290 Kamis, 06 Maret 2014 | 10:29:05

Benarkah Tanaman Bambu Bikin Penghuni Rumah Lebih Beruntung?

benarkah-tanaman-bambu-bikin-penghuni-rumah-lebih-beruntung

Tanaman ini sering ditemui di mana saja. Karakternya yang dapat tumbuh dimana saja dan mudah dalam perawatan tak salah jika tanaman ini disukai banyak orang. Tanaman bambu merupakan salah satu tanaman yang mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Memang dipasaran beragam jenis tanaman bambu. Namun ada yang menarik dari tanaman bambu, ternyata dapat membuat keberuntungan di rumah Anda. Dalam ilmu Feng Shui menanam banyak pohon atau tanaman perdu di rumah niscaya akan membawa keberuntungan. Atau, Anda dapat menanam tanaman bambu Jepang yang disusun rapat.

Ternyata tanaman bambu yang ditanaman di depan rumah dapat menghalangi energi yang masuk ke dalam rumah Anda.  Pada dasarnya, energi dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu energi makro dan energi mikro. Energi makro adalah energi alam semesta (planet-planet termasuk bumi), sedangkan energi mikro adalah energi diri, energi dari makanan, energi lingkungan (rumah atau kantor) dan energi dari orang sekitarnya. Oleh karena itu, dalam Feng Shui kita diharapkan menyelaraskan diri dengan semua energi tersebut.

Tanaman bambu memiliki simbol pengusir energi negatif dari luar lingkungan juga bisa dijadikan pagar penghalang area tusuk sate. Nah, yuk mari menanam tanaman bambu di rumah jika ingin keberuntungan menghampiri Anda dan sekeluarga.


Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel