99 Kamis, 20 Februari 2014 | 05:15:14

Abu-abu, Warna Paling Tepat untuk Rumah Minimalis

abu-abu-warna-paling-tepat-untuk-rumah-minimalis

Menata rumah bergaya minimalis saat ini paling dicari setiap orang. Pasalnya, rumah minimalis cocok diterapkan untuk kawasan perkotaan dengan lahan terbatas seperti Jakarta. Dengan lahan terbatas itulah, tentunya penataan rumah minimalis harus seefisien mungkin. Beragam cara untuk membuat rumah menjadi lapang. Salah satu dengan pemilihan warna yang diterapkan di rumah minimalis.

Pemilihan warna abu-abu misalnya. Ternyata warna ini paling tepat diterapkan di rumah minimalis. Kesan yang ditimbulkan warna abu-abu memberikan efek yang luas, menentramkan, dan stabil kepada rumah minimalis. Tak hanya itu, Anda juga memiliki alternatif warna-warna lain seperti putih, biru dan hijau untuk diaplikasikan.

Sementara warna putih pun bisa membuat rumah menjadi bersih, higienis dan cocok dipadukan dengan semua jenis warna. Untuk rumah minimalis yang berlokasi di lingkungan yang panas, Anda bisa menggunakan warna-warna yang sehat atau menyejukan.

Nirwono Joga, arsitek sekaligus pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Jakarta ini mengatakan unsur warna-warna menyehatkan penting diterapkan untuk lingkungan Jakarta yang kondisi panas.

“Pilih warna-warna yang soft seperti hijau, coklat tua atau ungu tua. Dengan warna-warna ini, ketika Anda memasuki rumah akan menjadi adem,” katanya.    

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel