67 Rabu, 12 Februari 2014 | 04:22:31

Memilih Furnitur Anak

memilih-furnitur-anak

Bukan hanya orang dewasa saja yang senang memiliki furnitur baru, demikian juga dengan anak-anak. Mereka bakal senang dan semangat jika Anda memberikan furnitur spesial buat kamar pribadinya. Agar sesuai dengan keinginannya, tak ada salahnya Anda mengikuti tips berikut ini:

1. Ajak anak memilih sendiri furnitur yang mereka sukai, mulai dari bentuk atau warnanya. Tapi, jika yang dipilihnya membahayakan diri anak, Anda harus tegas menolaknya. Walaupun mungkin warna atau bentuknya bagus dan menjadi kesukaan anak. Jangan biarkan bahaya mengancam anak di kamarnya sendiri.

2. Sebaiknya sebelum pergi ke toko, Anda ukur dulu barang yang akan dibeli dengan luas ruangan. Jangan sampai kekecilan atau kebesaran, bisa-bisa barang tersebut tak bisa dipakai.

3. Serasikan warna furnitur dengan warna dinding di kamar anak. Jangan sampai warnanya terlalu mencolok hingga mengganggu konsentrasi anak saat belajar. Atau warnanya terlalu gelap hingga kamar terlihat suram.

4. Pilihlah furnitur yang aman dipakai terutama kursi tempat anak-anak duduk. Biasanya anak kecil, kan, masih suka melompat-lompat. Jadi, jangan berikan kursi yang memakai roda, khawatir anak jatuh saat melompat-lompat.

5. Pilih furnitur yang multifungsi, apalagi jika Anda memiliki anak lebih dari satu. Misalnya, memilih tempat tidur bertingkat yang aman, dua anak bisa tidur sekaligus di satu kamar.

Nove    
Sumber : Tabloid Nova

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel