99 Selasa, 04 Februari 2014 | 01:10:22

Feng Shui: Ciptakan Romantisme di Kamar

feng-shui-ciptakan-romantisme-di-kamar

Melihat inspirasi penataan dari segi feng shui terkait dengan menciptakan nuansa penuh sensualitas di kamar  bisa jadi perbincangan yang menarik. Liu Chi Jen, pakar feng shui berpendapat, lingkungan fisik harus mendukung dalam menciptakan romantisme dan sensualitas dalam ruang.

Hijau dan putih paling bagus. Apalagi jika spreinya putih karena putih melambangkan rejeki.

"Hindari warna merah dan cokelat karena bisa bikin impoten. Putih juga melambangkan kesuburan, hingga bila pasangan ingin punya anak, pasti cepat datangnya." katanya.

Soal tempat tidur, hindari yang dari metal, besi, atau plastik. Soalnya, ketiga unsur ini mengalirkan hawa panas pada pasangan yang tengah memadu cinta, hingga puncak kenikmatan seks kurang puas dicapai. Dianjurkan memilih tempat tidur dari kayu karena lebih adem sifatnya.

Tempat tidur berkaki tinggi ternyata juga enggak bagus. "Pilih yang ukurannya cukupan saja semisal 20 cm."

Sedangkan kasurnya yang pas dari bahan alami seperti kapas. "Jangan pakai kasur dari air karena tak bagus bercinta di atas air."

Lilin dan bunga boleh ditaruh di kamar, sementara lukisan harus diperhatikan gambarnya.

"Gambar-gambar binatang kurang cocok. Lebih baik pilih foto diri atau gambar pemandangan."

Memajang patung-patung juga kurang baik,

"Tapi kalau orang Cina, paling bagus memasang patung Dewi Kwan Im karena mendatangnya kesuburan dan kehangatan."

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel