109 Jum'at, 17 Januari 2014 | 03:54:29

Jangan Abaikan Rancangan Teras

jangan-abaikan-rancangan-teras

Teras sebagai ruang transisi seringkali diabaikan. Padahal, sebagai bagian dari ruang luar, teras adalah ruang pertama yang dilihat tamu ketika pertama kali datang. Bisa dikatakan, teras juga mencerminkan penataan ruang dalam di rumah Anda. Menurut arsitek Julian Palapa, desain teras yang baik memiliki kesamaan dengan karakter ruang dalam.

“Karakter desain sebuah teras tidak bisa kita pisahkan dengan ruang dalam ataupun desain bangunan secara keseluruhan. Antara keduanya akan muncul alur sikuen baik secara visual maupun sirkulasi dan fungsi,” ujar Julian Palapa.

“Kita tidak bisa terlalu bebas dalam memperlakukan desain teras tanpa melihat karakter desain ruang di dalamnya.”

Menurut Julian, teras menurut sifatnya bisa dibagi dua. Pertama, teras publik. Kedua, teras privat. Teras publik umumnya terletak pada depan bangunan. Ia berfungsi sebagai akses utama sebelum memasuki rumah.

Sedangkan teras privat umumnya terletak di samping maupun belakang rumah. Teras privat biasanya digunakan sebagai tempat bersantai.

Perbedaan sifat dan fungsi teras ini mempengaruhi penataan teras. Penataan teras publik lebih ditekankan untuk menonjolkan pintu sebagai sirkulasi utama. Misal peletakan pot tanaman yang dibuat berjajar mengarah ke pintu utama.

Fungsi teras publik biasa digunakan sebagai ruang tamu. Furnitur yang digunakan umumnya kursi yang tidak terlalu nyaman seperti kursi tanpa bantalan dudukan atau tanpa sandaran.

Ini dilakukan karena umumnya tamu tidak berkunjung dalam waktu lama.

Berbeda dengan pemilihan furnitur untuk teras depan, kursi untuk teras belakang biasanya dipilih yang senyaman mungkin untuk bersantai dan menikmati halaman belakang atau samping. Bisa berupa bale, dengan bantal-bantal yang empuk.

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel