92 Kamis, 09 Januari 2014 | 04:15:13

Awas... Jangan Terjebak Perabot 'Warisan'!

awas-jangan-terjebak-perabot-warisan

Barang-barang yang diturunkan dari generasi ke generasi, jika berukuran cukup besar dan bisa dipajang di rumah, mampu memberikan karakter pada rumah tersebut. Hanya dengan memajangnya, Anda bisa merasa memiliki hubungan dengan orang dan pengalaman terkait benda tersebut. Namun, tak jarang, barang-barang ini hanya memiliki nilai sejarah dan sentimentil. Sementara, estetikanya tidak selalu selaras dengan nuansa di rumah. Jika ini yang terjadi, jangan khawatir. Ingatlah bahwa kuncinya adalah menetapkan keseimbangan di dalam rumah.

Keseimbangan bisa dimulai dengan menyelaraskan mata dan hati Anda. Ketika Anda memilih barang-barang peninggalan keluarga Anda, terkadang Anda mengambil banyak barang tanpa menyeleksinya terlebih dahulu. Usahakan hanya mengambil barang yang benar-benar Anda suka dan mampu mengingatkan Anda pada pemberinya.

Kontributor Houzz, Jessica McClendon mengungkapkan bahwa ada kalanya seseorang yang mendapatkan furnitur dari kakek atau neneknya sebenarnya tidak menyukai furnitur tersebut. Mereka mempertahankannya hanya karena merasa bersalah jika harus membuang perabot tersebut.

Kini, cobalah tanamkan pada diri Anda bahwa Anda jangan menyimpan sesuatu hanya karena barang tersebut milik seseorang yang Anda cintai. Meski Anda merasa hal tersebut merupakan satu-satunya penghubung antara Anda dan orang yang Anda kasihi, ketidaksukaan Anda pada benda tersebut justeru mampu meruntuhkan hubungan baik.

Sementara itu, jika Anda benar-benar tidak mampu menyingkirkannya, maka sebaiknya pertimbangkan penggunaan yang paling bisa Anda manfaatkan. Perbarui, poles, ganti jok, ganti warna, dan lakukan apa saja yang Anda pandang mampu membuatnya lebih baik. Jika benda-bendanya berukuran kecil, masukkan dalam pigura kesukaan Anda, dan jadikan ornamen elegan di rumah.

Pajang dalam pigura, ubah fungsinya, dan jadikan aksen bisa Anda lakukan pada barang peninggalan berupa kain. Daripada Anda tumpuk di rumah, jadikan saja sarung bantal, atau hiasan dinding. Membuatnya jadi taplak meja juga bisa dipertimbangkan, selama Anda rawat dengan baik.

Ingatlah kembali bahwa barang-barang peninggalan ini seharusnya membuat Anda merasa terhubung dengan keluarga Anda dengan cara Anda sendiri. Seharusnya, hal tersebut tidak membuat Anda kesal. Menaruh barang ini di rumah berarti menghargai koneksi antara Anda dan keluarga. Karena itu, mengubahnya, membuatnya jadi sesuatu yang baru, serta menambahkan kepribadian Anda membuatnya lebih kaya dan lebih personal.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel